Kasus Pembunuhan di Medan : Polisi Selidiki Motif Siswi SD Habisi Nyawa Ibu Kandung

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faiza Soraya alias Ayu yang meninggal diduga dibunuh putrinya sendiri (Foto:Ist)

Faiza Soraya alias Ayu yang meninggal diduga dibunuh putrinya sendiri (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Warga Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, dikejutkan dengan peristiwa tragis yang menimpa keluarga Alham Humala Siagian. Anak perempuan mereka, SAS, yang baru berusia 12 tahun dan masih duduk di kelas 6 SD, diduga menjadi pelaku pembunuhan ibu kandungnya sendiri, Faizah Soraya, 42 tahun.

Kabar ini sontak membuat geger warga sekitar. SAS dikenal sebagai anak yang pendiam, sopan, dan berprestasi di sekolah. Tak ada yang menyangka bahwa gadis kecil itu mampu melakukan tindakan sekeji itu.

“Masih kelas enam SD, tapi badannya memang agak tinggi dan besar,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (11/12/2025). Warga tersebut menambahkan bahwa keluarga korban dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan tetangga.

Meski begitu, SAS justru dianggap sebagai anak yang baik dan penyayang. “Hanya sesekali saja ketemu. Kalau keluar atau berpapasan baru menyapa sekilas. Baik anaknya itu. Suaranya pelan, lembut, kecil kali suaranya kalau ngomong,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Sejak Kepemimpinan Bobby Nasution Kota Medan Unggul Dalam Produksi Sepatu

Reputasi SAS sebagai anak yang sopan dan berprestasi di sekolah membuat warga sulit mempercayai kabar bahwa ia diduga terlibat dalam tindakan kekerasan yang merenggut nyawa ibunya. “Iya kami pun kaget, nggak nyangka,” ujar warga lainnya.

Minimnya interaksi keluarga ini dengan lingkungan sekitar turut membuat warga tidak mengetahui kondisi atau persoalan yang mungkin terjadi di dalam rumah tersebut. “Kami nggak tahu apa pun soal masalah keluarga mereka. Tahunya ya pas kejadian itu saja,” tuturnya lagi.

Di tengah proses sterilisasi rumah oleh pihak kepolisian, suami korban, Alham Humala Siagian, tampak mondar-mandir di depan rumah yang masih dipasang garis polisi. Pria berkacamata yang mengenakan kaos hitam dan celana jeans itu terlihat beberapa kali bertelepon sambil menatap ke arah rumah.

“Itu suaminya. Yang baju hitam itu. Kalau mau penjelasan langsung, jumpai aja orangnya,” kata warga.

BACA JUGA:  PDIP Sumut Beri Bantuan Warga RBM GKPS Bulu Pange

Ketika didatangi wartawan untuk dimintai keterangan, Alham memilih tidak banyak bicara. Dengan suara pelan, ia menolak memberikan penjelasan terkait musibah yang menimpa keluarganya. “Maaf ya. Saya masih berduka,” ucapnya singkat.

Menurut informasi yang dihimpun, Faizah Soraya ditemukan tewas dengan sekitar 20 luka tusukan di tubuhnya. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik pembunuhan tragis ini.

Kasus ini menjadi pukulan berat bagi warga Kelurahan Tanjung Rejo. Mereka berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan bagi korban.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga komunikasi dan interaksi yang baik dengan keluarga dan lingkungan sekitar.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB