KBPA Puji Kinerja JAM Pidsus (judul besar) Kerusakan Alam Akibat Tambang Timah Memprihatinkan

Minggu, 26 Mei 2024 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBPA Puji Kinerja JAM Pidsus (judul besar)

Kerusakan Alam Akibat Tambang Timah Memprihatinkan

KBPA Puji Kinerja JAM Pidsus (judul besar) Kerusakan Alam Akibat Tambang Timah Memprihatinkan

Medan-Mediadelegasi: Keluarga Besar Purna Adhyaksa memuji kinerja Jaksa Agung ST Burhanuddin, khususnya jajaran Jaksa Agung Muda Pidana Khusus dalam mengusut dugaan mega korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022.

“JAM Pidsus, Dr. Febri Ardiansyah dan jajarannya dalam penanganan perkara tambang timah ini kami nilai mampu menghadirkan wajah penegakan hukum Kejaksaan tanpa pandang bulu, profesional dan berintegritas,” ujar Ketua Umum Keluarga Besar Purna Adhyaksa, Dr. Noor Rachmad, SH.MH kepada wartawan, Jumat 24 Mei 2024.

Penilaian ini disampaikan Ketua Umum KBPA, Dr. Noor Rachmad menjawab pertanyaan wartawan berkaitan dengan adanya beberapa kabar dugaan adanya teror terhadap jajaran Kejaksaan akhir akhir ini yang kemungkinan ada kaitannya dengan kinerja Kejaksaan RI yang secara konsisten dan kontiniu mampu menghadirkan wajah penegakan hukum yang profesional, berintegritas dan humanis, khususnya penanganan mega korupsi tambah timah.

Keluarga Besar Purna Adhyaksa memuji komitmen Kejaksaan Republik Indonesia dibawah kepemimpinan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dalam pemberantasan korupsi dan memburu aset koruptor untuk disita dan dirampas guna mengembalikan kerugian keuangan negara atas tindak pidana korupsi.

“Nyali ST Burhanuddin patut kami puji atas komitmennya penegakan supremasi hukum pemberantasan korupsi, khususnya penanganan kasus mega korupsi selama ini. Terbaru, dugaan korupsi pertambangan timah di Provinsi Bangka Belitung yang menjerat banyak tersangka,” ujar Noor Rachmad.

ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung tidak gentar atas berbagai ancaman maupun intimidasi yang dialamatkan kepada institusi Kejaksaan RI dalam pengusutan berbagai mega korupsi selama ini.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Luncurkan "Satpol PP Goes to School"

Bahkan Jaksa Agung ST Burhanuddin meneguhkan komitmen jajarannya dan masyarakat luas agar kita tidak boleh kalah dengan koruptor. Kita harus menjadikan pelaku tindak pidana korupsi sebagai musuh bersama (public enemy).

Berkaitan dengan dugaan adanya Teror terhadap Kejaksaan khususnya jajaran Jam Pidsus yan sedang menangani kasus korupsi besar termasuk mungkin tentang Tata Kelola Industri Timah IUP Bangka Belitung, Ketua Umum KBPA Noor Rachmad mengajak semua pihak baik masyarakat secara umum, kalangan pemerintah, Lsm maupun bahkan para aparat atau institusi penegakan hukum lainnya, kiranya terus mendukung Kejaksaan, khususnya JAM Pidsus yang saat ini sedang melakukan pengusutan dan penuntasan Perkara Tindak Pidana Korupsi yang berdampak luas bagi hajat hidup masyarakat, sekaligus untuk mengatisipasi berbagai upaya serangan balik para koruptor atau pihak pihak lain yang berupaya melakukan teror maupun perintangan proses penyidikan .

“KBPA terus mendukung Kinerja Jam Pidsus, maju terus pantang mundur,” tegas Ketua KBPA Noor Rachmad memberi semangat.

Dia mengingatkan bagi sejumlah pihak yang berupaya meneror maupun menghalangi proses penanganan perkara ini kami menghimbau untuk segera menghentikan aksi-aksinya.

Sebab, perlu dipahami bersama bahwa apa yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan tersebut merupakan penegakan hukum yang menyangkut kepentingan dan hajat hidup masyarakat luas.

BACA JUGA:  Abaikan Sosial Distancing, Warga Medan Padati Kantor Dinsos Urus SKTM

“Kasus korupsi ini terus kita kawal, bukan pengawalan secara membabi buta akan tetapi pengawalan yang tetap proporsional yaitu mengawal dan memastikan juga bahwa pelaksanaan penegakan hukum yan dilakukan oleh Kejaksaan selalu mengedepankan profesionalitas, memperhatikan rambu-rambu penegakan hukum yang benar, on the track, due proses tetap dijalankan sesuai koridor hukum dan tetap humanis berhati nurani serta menjunjung tinggi hak hak azazi manusia,” tegasnya.

Menurut Noor Rachmad, karena hal yang sedang dikerjakan ini dampaknya menyangkut hajat hidup orang banyak, begitu juga banyaknya keterlibatan oknum pengusaha dan pejabat atas perkara ini, karenanya terapinya harus ditindak dengan tegas supaya berdaya tangkal, tetapi tetap harus terukur dan juga diingatkan bahwa tidak ada yang kebal hukum di Republik ini,” tegas mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum ini.

Sampai saat ini, Pengurus Pusat KBPA percaya sepenuhnya dengan Kejaksaan RI oleh karenanya terus mendukung agar kejaksaan mampu menuntaskan kasus mega korupsi yang ada di Indonesia dengan bisa menghukum pelakunya sekaligus juga mampu mengembalikan uang negara yg dikorupsi kepada negara.“Kita percayakan spenuhnya kepada Kejaksaan Agung RI, dan sebagai bentuk kontrol sosial, kita tidak boleh lengah untuk melakukan pengawasan dan memberikan masukan serta mengingatkan. Saya yakin Jaksa Agung dapat menindak semua yang terlibat sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru