Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa Picu Kepanikan Pasien, Sejumlah Ruangan Sempat Dievakuasi

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulan asap hitam membumbung tinggi saat kebakaran melanda area belakang RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (29/5/2026). Insiden tersebut sempat memicu kepanikan pasien dan tenaga kesehatan sebelum api berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran. Foto: Ist.

Kepulan asap hitam membumbung tinggi saat kebakaran melanda area belakang RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (29/5/2026). Insiden tersebut sempat memicu kepanikan pasien dan tenaga kesehatan sebelum api berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran. Foto: Ist.

Gowa-Mediadelegasi: Kebakaran hebat terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Jumat (29/5/2026) siang. Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan pasien dan tenaga kesehatan setelah asap tebal muncul dari area belakang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Api pertama kali diketahui muncul dari salah satu gedung di sekitar area Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS). Kepulan asap hitam yang membumbung tinggi membuat suasana rumah sakit mendadak panik, terutama di sekitar ruang pelayanan IGD.

Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr. Gaffar, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas laundry rumah sakit. Petugas melihat asap muncul dari sisi kiri bangunan sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas lainnya.

Menurut Gaffar, dugaan sementara sumber api berasal dari kabel yang terbakar di area gedung lama rumah sakit. Menyadari situasi darurat, petugas langsung berupaya melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

BACA JUGA:  OJK Mempermudah Pembiayaan Digital Lewat Aturan Terbaru

“Petugas langsung mengambil inisiatif mencari bantuan dan menggunakan APAR sambil menunggu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi,” kata Gaffar kepada wartawan.

Api kemudian dilaporkan membakar gedung IPSRS serta area radiologi lama yang berada tidak jauh dari IGD. IPSRS sendiri merupakan tempat penyimpanan sekaligus lokasi perbaikan berbagai peralatan rumah sakit yang mengalami kerusakan.

Kebakaran tersebut membuat sejumlah pasien di ruang IGD panik karena asap sempat menyebar ke area pelayanan medis. Pihak rumah sakit bersama petugas keamanan segera melakukan evakuasi terhadap pasien guna menghindari risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Gaffar menjelaskan proses evakuasi berlangsung cepat sehingga kondisi pasien tetap dapat dikendalikan. Setelah situasi dinilai aman, sebagian pasien yang sempat dipindahkan kembali menjalani perawatan seperti biasa.

Meski api membakar area radiologi lama, manajemen rumah sakit memastikan fasilitas medis utama tidak terdampak. Sejumlah alat penting seperti CT scan dilaporkan dalam kondisi aman dan tetap dapat digunakan untuk pelayanan pasien.

BACA JUGA:  KPAI Soroti Penganiayaan Siswa Tual

Petugas pemadam kebakaran bersama staf rumah sakit berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan pelayanan utama lainnya. Upaya pemadaman berlangsung cukup intens mengingat lokasi kebakaran berada di area yang menyimpan berbagai instalasi peralatan rumah sakit.

Insiden tersebut juga menarik perhatian pengunjung serta warga sekitar rumah sakit. Banyak warga berkumpul di sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman yang berlangsung hingga kondisi dinyatakan terkendali.

Hingga kini, pihak RSUD Syekh Yusuf masih melakukan pendataan terkait dampak dan kerusakan akibat kebakaran tersebut. Manajemen rumah sakit memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Indonesia Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,75 Persen, Jaga Stabilitas Rupiah dan Inflasi
Usai Magang, Menaker Ajak Peserta MagangHub Batch III Ikuti Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Kerja
Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan di Kawasan GBK Berujung Ricuh, Akses Masuk Kawasan Ditutup Sementara
MK Kabulkan Penarikan Perkara Uji UU Polri, Kedudukan Polri Tetap di Bawah Presiden
Dugaan Korupsi KIP Kuliah di LLDIKTI Wilayah I Kian Menguat, Desakan Audit dan Penegakan Hukum Menggema Hingga Pusat
Kasus Hanania Group: 620 Korban Baru Lapor ke Polda Metro Jaya, Total Kerugian Capai Rp35 Miliar
Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggaran Rp 10,3 Triliun Tahun 2027, Sebagian Besar untuk Pembangunan dan Rehabilitasi Fasilitas Peradilan
Presiden Prabowo Panggil Menteri Kabinet, Terima Laporan Hasil Kunjungan Kerja Luar Negeri dan Perkembangan Investasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:14 WIB

Bank Indonesia Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,75 Persen, Jaga Stabilitas Rupiah dan Inflasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:20 WIB

Usai Magang, Menaker Ajak Peserta MagangHub Batch III Ikuti Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Kerja

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:53 WIB

Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan di Kawasan GBK Berujung Ricuh, Akses Masuk Kawasan Ditutup Sementara

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:31 WIB

MK Kabulkan Penarikan Perkara Uji UU Polri, Kedudukan Polri Tetap di Bawah Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:10 WIB

Dugaan Korupsi KIP Kuliah di LLDIKTI Wilayah I Kian Menguat, Desakan Audit dan Penegakan Hukum Menggema Hingga Pusat

Berita Terbaru