Medan-Mediadelegasi: Mantan Kepala Cabang Pembantu (KCP) PT. Bank Sumut Galang berinisial Lg, ditahan tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Rabu (21/7/2021).
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian mengatakan, tersangka Lg ditahan diduga karena melakukan tindak pidana korupsi.
Berdasarkan penghitungan kerugian keuangan negara oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), terhadap perkara ini menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 35.153.000.000.
“Penahanan tersangka Lg dilakukan karena dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana korupsi sebagaimana pasal 21 KUHAP. Sehingga diterbitkan Surat Perintah Penahanan bernomor : Print-11/L.2/Fd.1/07/2021 tanggal 21 Juli 2021 atas nama tersangka Lg (mantan Pimpinan Cabang Bank Sumut KCP Galang),” sebut Sumanggar.
Tersangka Lg melanggar pasal 2 ayat (1), Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Penahanan tersangka dilakukan selama 20 hari terhitung mulai tanggal 21 Juli 2021 sampai dengan 9 Agustus 2021. Dan tersangka Lg dititipkan di Rumah Tahanan Polisi Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).
Sebelumnya, tim penyidik telah menahan 2 tersangka lainnya yakni, berinisial R (40) warga Bandar Labuhan, Dusun I Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang, Mantan Pegawai PT Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu Galang. Dan SL (43) warga Dusun III Desa Pulau Tagor Kecamatan Serba Jadi Kabupaten Deliserdang, Wiraswasta.
Diketahui sejak tahun 2013, tersangka SL dengan memanfaatkan sarana perkreditan pada PT Bank Sumut, mengajukan pinjaman kredit KUR (Kredit Usaha Rakyat), KPP SS (Kredit Pemilikan Property Sumut Sejahtera) dan KAL (Kredit Angsuran Lainnya), pada PT Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu Galang Kabupaten Deliserdang.
Dimana selain menggunakan nama sendiri, tersangka SL juga menggunakan/meminjam nama nama orang lain yang terdiri dari keluarga teman dan karyawannya pada Usaha Ternak Ayam, Rumah Makan dan lain-lain.