KLHK Sosialisasi Program Kampung Iklim

Sekdaprovsu R.Sabrina menghadiri sekaligus membuka acara Sosialisasi dan Pendampingan Sistem Registrasi Nasional Program Kampung iklim, di Hotel Santika Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Selasa (20/04).

Medan–Mediadelegasi: Perubahan iklim dan meningkatnya suhu bumi menimbulkan risiko terjadinya bencana alam seperti banjir, longsor, kekeringan hingga kenaikan permukaan air laut. Untuk itu dibutuhkan aksi nyata untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, salah satunya melalui Program Kampung Iklim (Proklim).

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) R Sabrina saat menghadiri sekaligus membuka acara Sosialisasi dan Pendampingan Sistem Registrasi Nasional Program Kampung iklim, di Hotel Santika Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Selasa (20/4).

“Presiden Republik Indonesia dalam acara Climate Adaptation Summit Tahun 2021 telah menyampaikan komitmen Indonesia dalam menangani perubahan iklim melalui Program Kampung Iklim dengan target 20.000 kampung pada tahun 2024,” ujar Sabrina, saat memberikan sambutan.

Bacaan Lainnya

Diketahui, Program Kampung Iklim adalah program berlingkup nasional yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Untuk mendukung amanat yang disampaikan Presiden RI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Gubernur Sumut Edy Rahmayadi telah menyampaikan Surat Edaran No 660/3466/2021 kepada bupati dan walikota se-Sumut untuk melakukan penguatan aksi lokal pengendalian perubahan iklim.

Pos terkait