Medan-Mediadelegasi: Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) memasuki tahun 2023 menyatakan siap menjadi salah satu organisasi non pemerintah yang siap berdiri di baris depan untuk bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya memajukan pariwisata Danau Toba.
“Kemajuan pariwisata adalah sinergitas dan kolaborasi dari berbagai pihak. Inilah yang mendorong kenapa KMDT membentuk kepengurusan di sejumlah kabupaten/kota dan provinsi di Tanah Air,” kata Ketua Umum KMDT Edison Manurung di Medan, baru-baru ini.
Edison Manurung didampingi Ketua KMDT Kota Medan Cornel Napitulu mengemukakan hal tersebut dalam Dialog Interaktif Horas Medan yang digelar Mediadelegasi.
Ia menyatakan optimis sinergitas dan kolaborasi yang digagas oleh KMDT dengan sejumlah pemerintah provinsi, kabupaten dan kota akan saling menguntungkan dalam hal meningkatkan kunjungan wisatawan di daerah masing-masing.
Salah satu wujud kemitraan strategis yang ingin direalisasikan oleh KMDT melalui sinergitas dan kolaborasi antardaerah yakni saling melengkapi dalam mengembangkan sektor pariwisata.
“Perlu dibangun kemitraan strategis dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata di masing-masing daerah,” ucap mantan fungsionaris DPP KNPI di era tahun 1990-an ini.
Disebutkannya, kemitraan strategis antardaerah tujuan wisata tersebut dapat dirumuskan dalam satu kesepakatan, misalnya melakukan promosi bersama serta kesepakatan terkait moda transportasi yang mudah dan murah untuk menuju objek dan daya tarik wisata di kedua daerah.
Terkait dengan program kemitraan strategis tersebut, pihak KMDT belum lama ini telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah untuk menjajaki kerja sama di bidang promosi dan mewacanakan pembukaan rute penerbangan langsung dari Padang ke Bandara Silangit, Tapanuli Utara.