Hari Tani 2025, Ratusan Petani Sumut Unjuk Rasa di Kantor Gubernur

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa dari beberapa komunitas petani  menggelar sejumlah poster saat berunjuk rasa di depan kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Rabu (24/9).  Foto; Mstr

Massa dari beberapa komunitas petani menggelar sejumlah poster saat berunjuk rasa di depan kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Rabu (24/9). Foto; Mstr

Medan-Mediadelegasi: Seratusan orang dengan mengatasnamakan berbagai elemen komunitas petani dari beberapa kabupaten di Sumatera Utara (Sumut) menggelar unjuk rasa di depan kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Rabu (25/9).

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan Mediadelegasi, dalam aksi unjuk rasa yang digelar bersamaan dengan Peringatan Hari Tani Nasional Tahun 2025 tersebut, massa pengunjuk rasa menyuarakan berbagai tuntutan.

 

 

 

Sebelum menggelar unjuk rasa di kantor gubernur Sumut, massa sebelumnya melakukan aksi pawai dari Bundaran Jalan Gatot Subroto Medan.

 

 

 

 

 

Melalui beberapa orang koordinator perwakilan massa petani dan mahasiswa, mereka mendesak pemerintah agar menuntaskan konflik agraria dan segera merealisasikan percepatan program perbaikan kesejahteraan petani di Sumut.

BACA JUGA:  Bobby Tegaskan Bonus Atlet PON Sumut 2024 Sudah Dibayar

“Konflik agraria sudah membuat petani semakin sengsara,” kata salah seorang koordinator aksi, Beriman Waruwu.

 

 

 

 

Ia menyatakan bahwa perampasan lahan atas nama pembangunan hingga klaim sepihak perusahaan membuat petani kehilangan lahannya.

 

 

 

Dikatakannya, konflik agraria di Sumut tersebar mulai dari Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Dairi dan Kota Pematang Siantar.

 

 

 

 

Sementara itu, petani Asal Kabupaten Dairi Absari, dalam orasinya memprotes gejolak harga pupuk yang semakin sulit dijangkau oleh kalangan petani lokal.

 

 

 

“Harga pupuk mahal sekali, HET nya pun enggak jelas ke petani, harganya enggak sinkron. Sekarang dijual Rp160 ribu per karung,” paparnya.

BACA JUGA:  Citraland Gama City Bantah Dirikan Perumahan di Lahan Sengketa

 

 

 

Padahal, harga eceran tertinggi atau HET pupuk yang diberlakukan pemerintah Rp120 ribu per karung.

 

 

Dalam aksi unjuk rasa itu, massa semula berharap bisa bertemu Gubernur Sumut Bobby Nasution.

 

 

 

Namun karena tidak diterima oleh Bobby Nasution, massa petani dan mahasiswa melanjutkan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Provinsi Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan.

 

 

 

Selain menggelar sejumlah spanduk, sebagian pengunjung rasa juga datang dengan membawa beberapa jenis buah dan tanaman pangan mereka. D|Red

 

 

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan
Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya
Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin
Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja
Bobby Nasution: PORWASU 2026 Jadi Wadah Strategis Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pers
Sinergi Demokrat – Kejati: Harmoni Penegakan Hukum Sumut
Narasi LLDIKTI 1 Dinilai Menggiring Opini, Pengurus Lama Diduga Dijadikan Kambing Hitam Konflik Yayasan Darma Agung
SPI UIN SU: Pilihan Relevan Gen Z Era AI

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:53 WIB

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Kamis, 23 April 2026 - 16:01 WIB

Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya

Selasa, 21 April 2026 - 18:22 WIB

Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin

Jumat, 17 April 2026 - 14:47 WIB

Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja

Jumat, 10 April 2026 - 20:14 WIB

Bobby Nasution: PORWASU 2026 Jadi Wadah Strategis Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pers

Berita Terbaru