KMDT Siap Berkolaborasi dengan BP TCUGGp Kembangkan Geopark Toba

Rabu, 12 Februari 2025 - 00:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BP TCUGGp)  Dr. Azizul Kholis (kelima kiri) menyerahkan cendera mata kepada Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung, SH, MM (ketiga kanan),  di sela pertemuan dan diskusi terbatas antara jajaran BP TCUGGp dengan pengurus KMDT, di Medan, Selasa (11/2). Foto: Yudi

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BP TCUGGp) Dr. Azizul Kholis (kelima kiri) menyerahkan cendera mata kepada Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung, SH, MM (ketiga kanan), di sela pertemuan dan diskusi terbatas antara jajaran BP TCUGGp dengan pengurus KMDT, di Medan, Selasa (11/2). Foto: Yudi

Medan-Mediadelegasi: Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT)  siap menjalin kolaborasi bersama Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BP TCUGGp) untuk mengembangkan Kaldera Toba sebagai salah satu  geopark atau taman bumi, agar dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung, SH, MM saat menghadiri  pertemuan  dan diskusi terbatas yang diinisiasi oleh  General Manager BP TCUGGp Dr. Azizul Kholis,  di Medan, Selasa (11/2).

“KMDT sebagai organisasi non profit  yang fokus di bidang pengembangan pariwisata, pemberdayaan UMKM, pendidikan dan pelestarian lingkungan Danau Toba siap berkolaborasi dengan Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark,”  kata Edison.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu turut dihadiri, antara lain mantan gubernur Sumut Dr. H.T Erry Nuradi, mantan anggota DPR RI Prof. Dr Ir Djohar Arifin, Manager Divisi Kerjasama, Promosi, dan Publikasi BP TCUGGp Dr. Tikwan Raya Siregar,  Guru Besar Unimed yang juga Ketua DPW KMDT Sumut Prof Dr Binari Manurung,   akademisi USU Dr. Sakhyan Asmara, Wakil Ketua Umum KMDT Ir. Mandalasah  Turnip, SH, Ketua KMDT Kota Medan Jannes Manurung, SE dan pemerhati Danau Toba Unggul Sitanggang.

Edison menjelaskan, salah satu bentuk  kolaborasi yang akan dilakukan KMDT adalah mendukung BP TCUGGp menyiapkan sejumlah sarana geosite  internasional agar Kaldera Toba tetap menyandang predikat sebagai bagian dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) Global Geopark.

BACA JUGA:  Ketua KMDT Samosir Apresiasi Generasi Muda

Edison mengingatkan bahwa  keanggotaan Kaldera Toba dalam jaringan UNESCO Global Geopark (UGG)  harus dipertahankan,  karena diyakini akan semakin menambah daya tarik bagi wisatawan mancanegara  berkunjung  ke Danau Toba.

Ia memastikan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) itu  akan berdampak positif secara ekonomi, baik bagi masyarakat sekitar maupun dari sisi penerimaan negara atau devisa.

Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung proses revalidasi yang akan dilaksanakan oleh BP TCUGGp dalam rangka memenuhi rekomendasi yang diajukan asesor UNESCO.

Lewat kepengurusan baru BP TCUGGp, Edison juga menyatakan optimis taman bumi Kaldera Toba yang sejak 2023  telah mendapat sanksi berupa  kartu kuning atau “yellow card” dari UNESCO  mampu segera dibenahi dan mendapat predikat kartu hijau.

Apresiasi KMDT
Pada kesempatan itu,  General Manager BP TCUGGp Dr. Azizul Kholis menyatakan bahwa pihaknya mengapresiasi komitmen KMDT untuk berkolaborasi mendukung sejumlah program BP TCUGGp, termasuk melakukan berbagai perbaikan pengelolaan Kaldera Toba agar memenuhi standar keanggotaan jaringan geopark dunia.

“Kami bangga dapat berkolaborasi dengan KMDT dalam rangka mewujudkan percepatan pengembangan kawasan Geopark Kaldera Toba,” tuturnya.

Dalam rangka penguatan kerja sama ini, pihaknya akan segera menyusun rancangan kesepakatan yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman bersama atau memorandum of understanding (MoU).

Ia  menilai,  KMDT  memiliki kedekatan dengan program Geopark Kaldera  Toba, sehingga diharapkan ikut mendukung tugas-tugas yang diemban BP TCUGGp.

BACA JUGA:  Erry Nuradi Ajak Semua Pihak Pertahankan Status Kaldera Toba jadi Geopark Dunia

Jajaran pimpinan BP TCUGGp yang baru dikukuhkan oleh Pemerintah Provinsi  Sumut, menurut Azizul, selama hampir sebulan terakhir fokus melakukan konsolidasi untuk mendukung proses revalidasi Geopark Toba dalam rangka memenuhi rekomendasi yang diajukan asesor UNESCO.

“Karena waktunya tidak banyak, kita semaksimal mungkin memanfaatkan waktu yang tersisa untuk merampungkan revalidasi UNESCO, sebab batas paling lambat penyerahan data revalidasi adalah pertengahan Februari 2025,” kata Azizul.

Lebih lanjut ia memaparkan, ada lima pilar yang harus menjadi landasan utama dalam pengelolaan Geopark Kaldera Toba, yakni meliputi aspek geologi, aspek ekologi termasuk biologi dan konservasi.

Selain itu, aspek ekonomi mencakup pariwisata, ketenagakerjaan dan ekonomi masyarakat lokal, pendidikan termasuk penelitian, pengembangan dan inovasi serta aspek budaya.

Pengembangan geopark sebagai destinasi wisata, misalnya , dipastikan akan dapat memberi efek ganda atau  multiplier effect kepada masyarakat lokal.

Adapun strategi utama yang harus dijalankan pada pencapaian penguatan kelima aspek tersebut adalah berkolaborasi dengan stakeholders, sektor dunia usaha,  BUMN,  pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumut dan tujuh kabupaten se kawasan Danau Toba.

“Kami juga siap  membangun kebersamaan dengan banyak pihak untuk mewujudkan percepatan pengembangan Geopark Kaldera  Toba yang tujuannya menggali keterkaitan antara komponen keragaman geologi, keanekaragaman hayati, dan keragaman budaya untuk kepentingan pendidikan, konservasi, dan pertumbuhan perekonomian lokal,” ujar Azizul.  D/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB