Medan-Mediadelegasi: Dewan Pengurus Pusat Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) akan menggelar perayaan Natal bersama yang dipusatkan di Medan pada 9 Desember 2024 dengan mengundang sejumlah tokoh lintas agama dan etnis.
“KMDT biasanya menggelar perayaan Natal bersama setiap tahun secara bergantian di kabupaten-kabupaten di kawasan Danau Toba, tetapi khusus tahun ini kita pusatkan di Kota Medan, ” kata Ketua Umum DPP KMDT St. Edison Manurung, SH, MM di Medan, Sabtu (30/11).
Ditambahkannya, perayaan Natal bersama tersebut akan digelar KMDT bersama Dewan Persaudaraan Nasional Solidaritas Merah Putih (SOLMET) di Graha Daun Mas Jalan Palembang Kecamatan Medan Perjuangan mulai pukul 16.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait dengan persiapan acara tersebut, lanjut Edison, pihaknya akan mengundang jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara (Sumut).
“Kami juga akan mengundang Walikota Medan Bapak Bobby Afif Nasution dan calon Walikota Medan Bapak Rico Tri Putra Bayu Waas,” paparnya.
Dikatakan Edison, undangan perayaan Natal bersama juga telah disampaikannya secara lisan kepada Bobby Nasution pada saat menghadiri acara doa lintas agama yang digelar tokoh-tokoh agama untuk kemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut nomor urut 1 Bobby Nasution-Surya di Hotel Grand Antares Medan pada 21 November lalu.
Selain itu, kata dia, KMDT juga mengundang para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat di Sumut.
“Perayaan Natal bersama tahun 2024 yang digelar KMDT bersama Dewan Persaudaraan Nasional Solidaritas Merah Putih akan menjadi acara yang spesial karena kehadiran para tokoh tersebut,” ujar Edison.
Tidak hanya itu, katanya, perayaan Natal bersama ini juga akan digelar secara live streaming agar dapat diikuti pengurus dan keluarga besar KMDT di seluruh Tanah Air.
Mantan Staf Ahli Ketua Dewan Perwakilan Daerah atau DPD RI ini mengingatkan bahwa perayaan Natal bersama merupakan salah satu momen untuk memupuk kerukunan antarumat beragama yang dilandasi dengan toleransi, saling pengertian, dan saling menghormati.
‘Toleransi antarumat beragama di Sumatera Utara selama ini berjalan dengan baik dan sangat luar biasa,” ucap Edison yang juga mantan Ketua DPP KNPI era tahun 1990-an.
Dalam kesempatan yang sama, Penasehat DPP KMDT Dr. Poltak Sinaga mengemukakan bahwa perayaan Natal tidak hanya perhelatan bagi umat Nasrani, namun juga dapat dimaknai sebagai simbol persatuan umat beragama di Indonesia.
“Kita berharap perayaan tersebut dapat semakin mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan sebagai masyarakat dan bangsa Indonesia,” tuturnya.
Dalam rangka memantapkan persiapan perayaan Natal bersama tersebut, para pengurus DPP KMDT dan jajaran KMDT Sumut dan dari berbagai kabupaten/kota kembali menggelar rapat secara daring pada Sabtu (30/11) malam.
Rapat yang dipimpin langsung Ketum KMDT Edison Manurung bersama Ketua Panitia Dedy Mauritz Simanjuntak, MACE, M. Th. itu turut diikuti, antara lain Pendiri KMDT Martua Situngkir, Waketum KMDT Ir. Mandalasah Turnip, SH, Ketua DPD KMDT Sumut Prof. Dr. Binari Manurung, Ketua KMDT Kota Medan Kornel Napitupulu. D/Red












