Koperasi Merah Putih Binjai Tutup Sementara

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koperasi Kelurahan Merah Putih yang berada di Jalan Sukun, Lingkungan VI, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, akhirnya tutup setelah hanya beberapa bulan beroperasi. Foto: Ist.

Koperasi Kelurahan Merah Putih yang berada di Jalan Sukun, Lingkungan VI, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, akhirnya tutup setelah hanya beberapa bulan beroperasi. Foto: Ist.

Binjai-Mediadelegasi: Koperasi Kelurahan Merah Putih yang berada di Jalan Sukun, Lingkungan VI, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, akhirnya tutup setelah hanya beberapa bulan beroperasi. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang diresmikan pada Juli 2025 lalu ini sempat menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat, namun kenyataannya tidak berjalan sesuai harapan.

Koperasi Merah Putih Binjai: Awal Membangun Harapan yang Gagal

Alasan utama tutupnya koperasi ini adalah karena tidak adanya biaya operasional yang cukup untuk menjaga keberlangsungan kegiatan. Biaya operasional yang harus dikeluarkan setiap bulan dinilai terlalu besar dan tidak seimbang dengan pemasukan atau bantuan yang diterima.

“Benar, saat ini koperasi masih belum aktif kembali sesuai harapan. Selain biaya operasional yang tidak cukup, pengurus juga menunggu aturan juknis resmi dari Kementerian atau Dinas Koperasi terkait keberlanjutan koperasi ini,” ujar Camat Binjai Barat, Romi Surya Dharma, Senin (2/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Romi menambahkan bahwa bangunan koperasi yang berdiri di Kelurahan Suka Maju sebenarnya adalah bangunan sewa dari salah satu pengurus koperasi. Ia menegaskan bahwa sesuai aturan, koperasi harus didirikan di atas tanah milik pemerintah, sehingga pihak pengurus dan pemerintah sedang mencari lahan yang sesuai.

“Sejauh ini, mereka masih mencari tanah milik pemerintah yang cocok dan belum menemukan lokasi yang tepat,” tambah Romi. Ia juga menegaskan bahwa dari awal, koperasi ini tidak pernah menjalankan program simpan pinjam, karena belum ada bantuan dana dari pemerintah yang masuk ke koperasi tersebut.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Gerak Cepat Penyempurnaan Koperasi Merah Putih

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/usut-tuntas-kejati-sumut-selidiki-korupsi-dana-desa/

Romi menjelaskan bahwa koperasi ini awalnya didirikan untuk mengelola sembako, LPG 3 Kg, dan layanan klinik yang semuanya dikelola oleh pengurus. Namun, karena biaya operasional yang tinggi, semua layanan tersebut kini berhenti beroperasi dan hanya tersisa bangunan yang kosong.

Saat ini, klinik yang sebelumnya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan juga tidak aktif. Petugas klinik yang sebelumnya berjaga di lokasi kini hanya stand by di puskesmas pembantu yang jaraknya tidak jauh dari lokasi koperasi.

Masyarakat sekitar mengungkapkan bahwa mereka merasa kecewa karena selama ini koperasi yang diresmikan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, tidak memenuhi harapan. Mereka menyebut bahwa koperasi ini hanya menjadi pangkalan beli LPG dan tidak pernah menjalankan program simpan pinjam yang seharusnya menjadi inti koperasi.

Selain itu, kondisi bangunan koperasi yang terletak di sebelah klinik tampak kumuh dan tidak terawat. Bangunan tersebut tampak sepi dan tertutup rapat, dengan hanya terpampang sepanduk dan plang yang menyebutkan keberadaan pangkalan LPG.

Amatan wartawan, tidak ada aktivitas apa pun di lokasi tersebut. Pintu koperasi yang terbuat dari besi pun tertutup rapat, seolah menandakan bahwa koperasi benar-benar tidak beroperasi. Masyarakat yang ditemui juga mengaku bahwa mereka mendengar kabar akan pindahnya koperasi, meskipun belum ada kepastian lokasi baru.

BACA JUGA:  Harga Cabai Turun Jadi Rp35 Ribu/Kg, Inflasi di Sumut Terkendali

Salah satu warga menyebut bahwa koperasi ini sebenarnya disewa dari pihak pengurus, dan mereka mendengar bahwa koperasi akan pindah ke tempat lain. Namun, mereka tidak tahu pasti di mana lokasi baru tersebut akan didirikan.

Masyarakat pun menilai bahwa keberadaan koperasi ini tidak memberikan manfaat nyata bagi warga. Mereka menyebut bahwa selama beroperasi, koperasi ini tidak pernah menjalankan program utama seperti simpan pinjam dan justru lebih berfungsi sebagai pangkalan LPG.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang keberhasilan program koperasi yang diresmikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan ekonomi masyarakat. Banyak yang berharap agar pemerintah dan pengurus koperasi segera mencari solusi agar koperasi ini bisa kembali aktif dan memberi manfaat nyata.

Sementara itu, pihak terkait masih terus berupaya mencari solusi dan menunggu aturan resmi dari pemerintah pusat agar koperasi dapat beroperasi kembali sesuai ketentuan. Hingga saat ini, koperasi Merah Putih di Binjai Barat masih dalam kondisi tutup dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan segera beroperasi.

Kejadian ini menjadi pelajaran penting bahwa keberhasilan program koperasi harus didukung dengan perencanaan matang, pengelolaan biaya yang baik, serta dukungan regulasi yang jelas dari pemerintah. Masyarakat berharap, ke depan, koperasi yang telah diresmikan dapat benar-benar menjadi pusat ekonomi yang bermanfaat bagi warga sekitar. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Pembatalan PT MIS Pemenang Tender. Ketua CAKEP Sumut Desak APH Periksa Pejabat BBPJN
Pergantian Pimpinan BPODT Jadi Momentum Koreksi Arah Pengelolaan Danau Toba
Relawan Parhobas Total Dukung Bobby Nasution: Usul Tes Urine Mendadak, Jadwal Hanya Diketahui Gubernur
Refleksi Historis, Bobby Nasution Pimpin Ziarah HUT Sumut
Restorasi Sempadan, Bobby Nasution Percepat Tanggul Tapteng
Dari Danau Toba untuk Dunia: Dari Komitmen ke Aksi Nyata Menyelamatkan Bumi sebagai Rumah Bersama
Bobby Nasution Tampar Terduga Pengguna Narkoba di Kantor KONI Sumut, Bukti Nyata Perang Tanpa Kompromi
PERMATA Sumut Berdayakan Perempuan Terdampak Bencana

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:35 WIB

Terkait Pembatalan PT MIS Pemenang Tender. Ketua CAKEP Sumut Desak APH Periksa Pejabat BBPJN

Kamis, 16 April 2026 - 16:57 WIB

Pergantian Pimpinan BPODT Jadi Momentum Koreksi Arah Pengelolaan Danau Toba

Kamis, 16 April 2026 - 15:23 WIB

Relawan Parhobas Total Dukung Bobby Nasution: Usul Tes Urine Mendadak, Jadwal Hanya Diketahui Gubernur

Rabu, 15 April 2026 - 15:18 WIB

Refleksi Historis, Bobby Nasution Pimpin Ziarah HUT Sumut

Rabu, 15 April 2026 - 15:03 WIB

Restorasi Sempadan, Bobby Nasution Percepat Tanggul Tapteng

Berita Terbaru