Korban Sipil Kamboja Tewas Akibat Serangan Thailand Bertambah Jadi 7 Orang

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah warga sipil Kamboja yang tewas akibat serangan Thailand sejak Senin (8/12) bertambah menjadi tujuh orang. Foto: Ist.

Jumlah warga sipil Kamboja yang tewas akibat serangan Thailand sejak Senin (8/12) bertambah menjadi tujuh orang. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Jumlah warga sipil Kamboja yang tewas akibat serangan dari Thailand sejak Senin (8/12/2025) terus bertambah, kini mencapai tujuh orang. Selain itu, dilaporkan juga terdapat 20 warga sipil lainnya yang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Kamboja menyatakan bahwa serangan udara dan artileri yang dilancarkan oleh Thailand selama dua hari terakhir juga menargetkan fasilitas-fasilitas sipil yang berada di wilayah perbatasan.

“Menurut informasi awal yang kami terima dari otoritas provinsi, serangan yang dilakukan oleh militer Thailand, yang menargetkan lokasi-lokasi sipil dari tanggal 8 hingga 9 Desember 2025, telah mengakibatkan tewasnya tujuh warga sipil Kamboja yang tidak bersalah,” demikian pernyataan resmi dari Kemhan Kamboja.

BACA JUGA:  Turbulensi Hebat Landa Pesawat Garuda Jakarta-Sydney, Dua Awak Kabin Luka Ringan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat kabar Khmer Times melaporkan bahwa Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kamboja telah menyampaikan informasi mengenai serangan militer Thailand ini kepada 30 diplomat dan perwakilan dari tiga organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam keterangannya, Kemlu Kamboja menyatakan bahwa Thailand telah melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan sengaja menargetkan fasilitas-fasilitas sipil.

Situasi permusuhan di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja semakin meningkat sejak akhir pekan lalu dan terus berlanjut hingga pekan ini. Kedua belah pihak saling menuduh telah melanggar perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati sebelumnya.

Peningkatan jumlah korban sipil dan tuduhan pelanggaran gencatan senjata ini semakin memperburuk hubungan antara kedua negara dan meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya eskalasi konflik yang lebih besar di wilayah perbatasan.

BACA JUGA:  Konflik Thailand-Kamboja Memanas, Korban Tewas dari Sipil Terus Bertambah

Komunitas internasional mendesak kedua belah pihak untuk segera menghentikan kekerasan dan kembali ke meja perundingan guna mencari solusi damai untuk menyelesaikan sengketa perbatasan yang telah berlangsung lama ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang Gegara Dukung Iran Lawan AS dan Israel
Lebanon Tegaskan Gencatan Senjata Syarat Mutlak Negosiasi dengan Israel
Pelaku Serangan Acara Trump Targetkan Presiden dan Pejabat AS, Bawa 2 Senjata Api
UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia, Pengabdianmu Tak Akan Hilang
Sekjen PBB Mendesak Israel Hentikan Serangan usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Gelombang PHK Besar-besaran: Meta Potong 8.000 Karyawan, Ganti dengan AI
Perang Blokade Memanas: AS Tutup Selat Hormuz, Iran Balas dengan Larangan Serupa
Trump Umumkan Perpanjangan Gencatan Senjata Israel-Lebanon Selama 3 Minggu

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:45 WIB

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang Gegara Dukung Iran Lawan AS dan Israel

Selasa, 28 April 2026 - 11:44 WIB

Lebanon Tegaskan Gencatan Senjata Syarat Mutlak Negosiasi dengan Israel

Senin, 27 April 2026 - 13:39 WIB

Pelaku Serangan Acara Trump Targetkan Presiden dan Pejabat AS, Bawa 2 Senjata Api

Senin, 27 April 2026 - 11:46 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia, Pengabdianmu Tak Akan Hilang

Sabtu, 25 April 2026 - 11:16 WIB

Sekjen PBB Mendesak Israel Hentikan Serangan usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Berita Terbaru