Korban Tewas Dikeroyok Dekat Mapolres, BEM FH se-Sumatera Desak Kapolres Siantar Dicopot

Senin, 22 Juni 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Pusat BEM FH se-Sumatera, Afif Hauzaan Abid (tengah), menyampaikan desakan agar Kapolda Sumatera Utara segera mencopot Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak menyusul kasus tewasnya warga akibat diduga pengeroyokan yang terjadi tak jauh dari Mapolres.  Foto: IAS

Koordinator Pusat BEM FH se-Sumatera, Afif Hauzaan Abid (tengah), menyampaikan desakan agar Kapolda Sumatera Utara segera mencopot Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak menyusul kasus tewasnya warga akibat diduga pengeroyokan yang terjadi tak jauh dari Mapolres. Foto: IAS

Medan-Mediadelegasi: Koordinator Pusat BEM FH se-Sumatera, Afif Hauzaan Abid, mendesak Kapolda Sumatera Utara segera mencopot Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H. Desakan itu muncul menyusul kasus tewasnya seorang warga yang diduga menjadi korban pengeroyokan di Kota Pematangsiantar.

Menurut Abid, peristiwa yang terjadi hanya sekitar 200 meter dari Mapolres Pematangsiantar menjadi tamparan bagi institusi kepolisian dan menunjukkan lemahnya pengawasan keamanan di wilayah tersebut.

“Bagaimana mungkin aksi kekerasan yang berujung kematian bisa terjadi begitu dekat dengan Mapolres, sementara hingga saat ini masih ada 3 pelaku yang berkeliaran dan belum ditangkap. Ini menunjukkan adanya kegagalan serius dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan sudah layak Kapolres Siantar untuk dicopot,” kata Abid, Senin (22/6/2026).

BACA JUGA:  Perubahan APBD Sumut 2026 Naik Rp1,259 Triliun, Diarahkan untuk Pemulihan Bencana dan Infrastruktur

Ia menilai keberhasilan menangkap tiga tersangka (RP, FP, RS) belum cukup untuk menjawab keresahan masyarakat karena masih ada 3 pelaku yang berstatus buron. Menurutnya, kondisi tersebut semakin memperkuat alasan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pimpinan Polres Pematangsiantar.

“Jangan sampai masyarakat menilai aparat hanya cepat saat konferensi pers, tetapi lambat menuntaskan perkara. Publik menunggu hasil nyata, yakni seluruh pelaku ditangkap dan diproses hukum,” ujarnya.

Abid juga mengingatkan agar kasus tersebut tidak merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang selama ini berupaya membangun citra humanis dan dekat dengan masyarakat, khususnya di Sumatera Utara.

“Kami melihat banyak kemajuan yang dilakukan jajaran kepolisian di Sumatera Utara. Namun kasus ini menjadi noda yang mencederai upaya tersebut. Jika kejadian seperti ini dibiarkan tanpa evaluasi tegas, kepercayaan publik bisa terkikis,” katanya.

BACA JUGA:  Polres Nisel Fasilitasi RJ Dua Keluarga Saling Lapor 

Karena itu, Abid meminta Kapolda Sumut mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi dan mencopot Kapolres Pematangsiantar serta memastikan tiga pelaku yang masih buron segera ditangkap.

“Jangan biarkan masyarakat beranggapan negara kalah oleh premanisme. Ketika nyawa melayang di dekat kantor polisi dan pelaku masih bebas berkeliaran, maka wajar publik mempertanyakan efektivitas pengamanan dan kepemimpinan di wilayah tersebut,” tegasnya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Penulis : IAS

Editor : Alan

Sumber Berita: Biro Labuhan Batu Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027
Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar
Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026
Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank
Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif
Pemprov Sumut dan Jabar Resmi Gandeng Tangan, Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Proyek Turap Nias Dipercepat: Bobby Nasution Targetkan Selesai Sebelum Nataru
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Sumut Gandeng USU Rumuskan Solusi Pembangunan di Tengah Penurunan Anggaran 2027

Rabu, 4 November 2026 - 11:25 WIB

Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 13:57 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan

Berita Terbaru