KPU Sumut Kurangi Jumlah Pendukung dan Perketat Keamanan pada Debat Terakhir Calon Gubernur

- Penulis

Selasa, 12 November 2024 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, Media Delegasi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara telah melakukan beberapa perubahan teknis dalam pelaksanaan debat ketiga calon Gubernur Sumatera Utara. Pada debat terakhir, KPU mengurangi jumlah pendukung pasangan calon yang hadir di arena debat. Selain itu, pengamanan di luar lokasi debat juga akan diperketat.

“Kami telah menggelar rapat koordinasi dengan Bawaslu, penyelenggara acara (event organizer), serta pihak kepolisian dan lainnya. Kesepakatan yang diambil adalah mengurangi jumlah pendukung yang hadir menjadi 60 orang dari yang sebelumnya 100 orang,” kata Ketua KPU Sumut, Agus Arifin, dalam wawancara dengan Tribun pada Selasa (12/11/2024).

 

Agus juga menjelaskan bahwa setelah terjadi keributan antar pendukung pada debat kedua, keamanan di luar arena debat akan diperketat. Untuk debat terakhir yang akan berlangsung pada Rabu, 13 November 2024, KPU akan memastikan pendukung tidak bertemu satu sama lain saat keluar dari lokasi debat.

BACA JUGA:  Prof Katimin: BPIH Rp69 Juta Upaya Fasilitas Terbaik bagi Jemaah

“Pendukung yang masuk dan keluar akan diatur, dan pihak keamanan akan berjaga baik di dalam maupun di luar arena debat,” ujar Agus.

 

Debat calon Gubernur ketiga ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi pasangan calon untuk menyampaikan visi dan misinya. Tema yang diusung dalam debat adalah sinergitas kebijakan pembangunan daerah guna memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Agus berharap agar debat terakhir dapat berlangsung dengan lancar dan damai. Ia menambahkan bahwa tujuan dari debat ini adalah untuk menyampaikan visi dan misi para calon Gubernur. KPU juga mengimbau agar semua pihak, termasuk para calon dan pendukung, menjaga kedamaian dan menciptakan suasana yang kondusif menjelang Pilkada 27 November 2024.

BACA JUGA:  120 Pengaduan Tertangani dengan Baik

“Kami berharap agar debat ini dapat menjadi wadah yang baik untuk penyampaian visi dan misi, dan meminta agar semua pihak mengikuti debat dengan damai tanpa tindakan yang dapat menyebabkan keributan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak
Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:47 WIB

Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:18 WIB

Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 14:48 WIB

Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:43 WIB

Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia

Berita Terbaru