Makna di Balik Pohon Terang Perayaan Natal

- Penulis

Minggu, 25 Desember 2022 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Saputra, Alumni Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sumatera Utara Medan. Foto: dok-bambang saputra

Bambang Saputra, Alumni Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sumatera Utara Medan. Foto: dok-bambang saputra

Di antara kita mungkin ada yang belum tahu kisah pohon terang. Uraian singkat ini semoga dapat mengantarkan pemahaman dan sedikit pencerahan pada suasana perayaan natal tahun 2022.

DALAM al-Quran Surah Thâhâ/20: ayat 10-14 digambarkan bahwa Nabi Musa as melihat api dari kejauhan. Setelah mendatangi api itu, Musa as melihat pohon terang laksana terbakar, tetapi tidak terbakar.

Bagi Musa, pohon terang adalah cahaya milik Tuhan yang melambangkan hadirnya kehidupan baru bagi manusia menuju puncak kesadaran akan ke-Maha-hadiran Tuhan dalam setiap dimensi kehidupan.

Di balik peristiwa pohon terang itu Musa dipilih Tuhan menjadi Rasul-Nya dan menerima wahyu-Nya. Pohon terang adalah lambang kebijaksanaan (wisdom).

BACA JUGA: Kerukunan Antarumat Beragama Perlu Terus Dirajut

Peristiwa Musa as melihat pohon terang (api) ini sama halnya seperti dilihat Nabi Muhammad SAW, ketika Mikraj sampai ke Sidrah al-Muntaha.

Sidrah adalah pohon yang melambangkan kebijaksanaan dan kearifan. Nabi Muhammad SAW melihat dalam bentuk pohon terang yang diliputi kegermerlapan cahaya. Inggris-nya Luth Tree. Sedangkan al-Muntaha artinya puncak tertinggi.

BACA JUGA:  2022, Tahun Keemasan Kejaksaan RI

Ketika Nabi Muhammad SAW sampai ke Sidrah al-Muntaha (Luth Tree), artinya Nabi Muhammad SAW telah mencapai puncak kearifan yang tertinggi. Tiada lagi puncak kearifan setelah itu sepanjang kemampuan manusia biasa.

Maka dari itu, dalam agama Semitik atau agama Abrahamistik (agama rumpun Ibrahim, yaitu Yahudi, Nasrani dan Islam), terdapat lambang pohon terang.

Keberadaan pohon terang itu idealnya justru dimaknai sebagai Cahaya Milik Tuhan yang melambangkan hadirnya kehidupan baru bagi manusia menuju puncak kesadaran akan ke-Maha-hadiran Tuhan dalam setiap dimensi kehidupan.

BACA JUGA: Bagikan 2.500 Panganan Khas Natal di Samosir

Tak Perlu Diperdebatkan

Hal ini, bukan untuk diperdebatkan tanpa dasar pengetahuan dan keinsafan yang mendalam dengan bernada saling merendahkan, sehingga sejatinya membuat yang bersangkutan jauh dari kehadiran Tuhan.

BACA JUGA:  Program Ziarah Spiritual Selaras dengan Dokumen Abu Dhabi

Demikian juga pada perayaan Natal ada pohon terang yang keberadaannya tidak perlu diperdebatkan, bahkan sampai berbuntut saling mengkafir-kafirkan atau saling melontar kata-kata sesat antar sesama umat beragama.

Di sisi lain, apakah umat Kristiani memaknai pohon terang sebagai lambang keinsyafan untuk menuju kebijaksanaan dan kearifan yang sejati guna mendekatkan diri kepada Tuhan, atau pohon terang hanya sebatas sebagai ornamen/dekorasi pada perayaan Natal, maka semuanya tergantung pada mereka.*

Penulis: Bambang Saputra | Alumni Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sumatera Utara Medan

2 tanggapan untuk “Makna di Balik Pohon Terang Perayaan Natal”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat
Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS
Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.
Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi
Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers
Menunggu Komitmen Tegas Pemerintah Jalankan Moratorium Eksploitasi Hutan Danau Toba
Program Ziarah Spiritual Selaras dengan Dokumen Abu Dhabi
Menjaga Agar Kemarahan Rakyat tak Meledak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:11 WIB

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat

Senin, 24 November 2025 - 22:31 WIB

Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:18 WIB

Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:39 WIB

Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 15:37 WIB

Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers

Berita Terbaru