Masyarakat Pardomuan Nauli Juga Protes KTH Sepaket Klaim Lahan

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi hutan pinus dengan penderesan getahnya di Pangururan, Kabupaten Samosir. Foto: ist

Kondisi hutan pinus dengan penderesan getahnya di Pangururan, Kabupaten Samosir. Foto: ist

Medan-Mediadelegasi: Bukan hanya warga Parbaba Dolok, masyarakat Pardomuan Nauli, Kecamatan Pangururan, Samosir juga memrotes keberadaan Kelompok Tani Hutan (KTH) Sepaket.

 

Mereka melayangkan surat kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Propinsi Sumateta Utara, bertanggal 7 Oktober 2025.

 

 

Surat diteken Kepala Desa Pardomuan Nauli Juden Simarmata dan 28 warga itu meminta Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan segera meninjau dan menghentikan ijin KTH Sepaket atas pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Pamutaran dan Harangan Bulu seluas lebih kurang 72 hektar.

 

 

Menurut warga, KTH Sepaket telah mengklaim lahan Pamutaran dan Harangan Bulu masuk ke peta area kerja mereka.

 

Di lokasi tersebut ditemukan  spanduk bertuliskan KTH Sepaket di sejumlah  titik tanpa pendampingan pihak Kehutanan maupun Pemerintahan Desa Pardomuan Nauli.

BACA JUGA:  Amarullah Nasution Meninggal Dunia, Labuhanbatu Raya Berduka

 

Selain itu, beber warga, pihak KTH Sepaket melarang masyarakat Dusun II Desa Pardomuan Nauli melakukan aktivitas di lahan mereka tanpa dasar hukum yang jelas.

 

“Lahan pertanian dan sumber penghidupan, telah kami kelola sejak jaman nenek moyang kami secara turun-temurun. Sudah 6 hingga 8 generasi,” tegas mereka.

Warga juga mengingatkan, klaim KTH Sepaket atas lahan mereka berpotensi terhadap konflik horizontal di masyarakat. D|Red-06

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:24 WIB

Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Berita Terbaru