Masyarakat Perlu Diedukasi Dukung Revalidasi Geopark Kaldera Toba

Senin, 14 Juli 2025 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi -  Petugas menjelaskan kepada pengunjung sekilas tentang sejarah terbentuknya Danau Toba di salah satu geosite atau situs warisan geologi  di kawasan Geopark Kaldera Toba, baru-baru ini. Foto: BP-TCU GGp

Ilustrasi - Petugas menjelaskan kepada pengunjung sekilas tentang sejarah terbentuknya Danau Toba di salah satu geosite atau situs warisan geologi di kawasan Geopark Kaldera Toba, baru-baru ini. Foto: BP-TCU GGp

Medan-Mediadelegasi:  Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menyarankan perlunya dilakukan kegiatan edukasi seputar Geopark Kaldera Toba kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang bermukim di sekitar 16  situs warisan geologi atau geosite.

“Menjelang penilaian ulang atau revalidasi pada 21 – 25 Juli 2025,  masyarakat perlu  diedukasi  tentang pentingnya menjaga dan mempertahankan status  Geopark Kaldera Toba,”  kata Wamenpar dalam siaran pers Kemenpar RI yang dilansir Mediadelegasi  Medan,  Minggu (13/7).

Ni Luh menyatakan hal itu usai menggelar rapat bersama para kepala daerah dan beberapa pemangku kepentingan terkait di Parapat, Kabupaten Simalungun, akhir pekan lalu.

Beberapa hal yang perlu diedukasi, menurut dia,  yakni tidak melakukan  pembakaran dan ikut menjaga kebersihan  sekitar area geosite.

BACA JUGA:  Pertama Dalam Sejarah, Danau Toba Tuan Rumah Lari Lintas Alam Seri Dunia

Selain itu,  Wamenpar Ni Luh juga meminta kepada pemda se kawasan Danau Toba agar menyiapkan  satgas khusus untuk mendampingi   warga dan pelaku UMKM bila nantinya  diwawancarai oleh asesor atau penilai dari UNESCO.

Menurut Ni Luh Puspa,  upaya tersebut  sebagai langkah konkret untuk meraih kembali status kartu hijau atau  green card agar  Geopark Kaldera Toba tetap berada dalam keanggotaan taman bumi atau geopark dunia.

Untuk mewujudkan hal itu, pihaknya mengajak  seluruh pemangku kepentingan  agat memiliki pemahaman yang sama, komitmen kuat, dan rencana aksi yang terpadu.

“Mudah-mudahan semuanya sesuai dengan persiapan yang kitablakukan  dan kemudian mendapatkan hasil yang positif,”  ujarnya.

Menurut Ni Luh, status green card bukan sekadar label, melainkan   jembatan menuju masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat di sekitar Danau Toba.

BACA JUGA:  Bobby Sebut Sudah Tidak Tempati Rumah Dinas Wali Kota Medan

Jika  hasil  revalidasi menetapkan  Geopark Kaldera Toba  kembali  berstatus kartu hijau,   maka nantinya akan berdampak positif terhadap  kunjungan wisatawan dan perekonomian penduduk lokal.

“Saya yakin, dengan semangat gotong royong, dedikasi, dan komitmen yang kuat dari kita semua, kita akan mampu menghadapi tantangan ini. Mari kita jadikan momen revalidasi 2025 sebagai titik balik kebangkitan Geopark Kaldera Toba,” kata Wamenpar. D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Berita Terbaru