Foto-foto pelaksanaan gotong-royong Musala As-Syuhada Jl Boniran, Desa Kolam, Minggu (12/4). Foto: D|Ist
Percut Seituan-Mediadelegasi: Awal Ramadan 1441 H tinggal menghitung hari. Di tengah pandemic Covid-19, berjaga-jaga dengan pengaturan jarak, warga muslim Jl Boniran, Peringgan, Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, berjemur sambil membenahi bagian luar Musala As-Syuhada, Minggu (12/04).
Ketua Kenaziran sekaligus Panitia Pembangunan Musala As-Syuhada, Khotib Harahap kepada Mediadelegasi mengatakan, gotong-royong benah-benah Musala As-Syuhada di lingkungan warga Jl Boniran dilakukan dengan tetap memperhatikan protokoler social distancing. “Antusias warga datang untuk bergotong-royong sangat kita hargai dengan cara membagi tim agar tidak menumpuk. Tim bersih-bersih di dalam musala hanya dua orang bergantian, demikian tim benah-benah di luar juga tidak boleh lebih dari dua orang,” papar Khotib Harahap.
Menurutnya, pembangunan Musala As-Syuhada yang dimulai pertengahan tahun 2012 itu merupakan infak umat Islam, khususnya warga perantau yang membangun rumah di atas tanah kaplingan.
“Masih banyak yang harus dibenahi hingga pembangunannya bisa rampung. Mulai dari plasteran dinding, lantai halaman, atap halaman, hingga pagar musala yang masih membutuhkan dana tidak sedikit. “Hingga saat ini, pihak kenaziran dan Panitia Pembangunan Musala As-Syuhada belum penah berhasil memperoleh bantuan dari pemerintah, sehingga pembenahannya masih mengandalkan infak alakadar dari warga muslim sekitar Jl Boniran,” ungkap Khotib Harahap di damping warga lainnya.
“Besar harapan, setidaknya dengan pembenahan dan bersih-bersih musala dilakukan, jamaah merasa nyaman beribadah Ramadan yang segera tiba, dan kenyamanan di tengah Pandemi Covid-19,” ujar Khotib. D|Des-20






