Nissan GT-R R35: Legenda Berakhir, Kenangan Abadi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nissan GT-R R35. Foto : Ist.

Nissan GT-R R35. Foto : Ist.

Medan-Mediadelegasi : Dunia otomotif berduka, karena Nissan secara resmi menghentikan produksi GT-R R35 setelah 18 tahun menjadi ikon di dunia balap dan jalanan. Mobil sport legendaris ini telah menjadi bagian dari sejarah, dan kepergiannya meninggalkan kekosongan yang mendalam bagi para penggemar kecepatan di seluruh dunia.

GT-R R35 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2007, dan sejak itu, mobil ini langsung mencuri perhatian dengan desainnya yang futuristik dan performanya yang luar biasa. Mobil ini menjadi simbol inovasi dan teknologi canggih dari Nissan, serta menjadi tolok ukur bagi mobil sport lainnya.

Di Indonesia, nama GT-R R35 sempat mencuat setelah menjadi salah satu barang bukti yang disita oleh KPK dalam kasus OTT Wamenaker Immnual Ebenezer. Hal ini menunjukkan betapa populernya mobil ini di kalangan masyarakat Indonesia, bahkan di kalangan pejabat tinggi negara.

Menurut data dari Nissan global, total produksi GT-R R35 mencapai sekitar 48.000 unit sejak pertama kali diluncurkan. Angka ini menunjukkan betapa suksesnya mobil ini di pasar global, dan betapa banyak orang yang mengagumi performa dan desainnya.

Model terakhir yang keluar dari jalur perakitan adalah varian Premium Edition T-Spec dengan warna Midnight Purple yang legendaris, khusus untuk pasar Jepang. Varian ini diprediksi akan menjadi incaran para kolektor di seluruh dunia, karena menjadi simbol akhir dari sebuah era.

BACA JUGA:  Sertifikasi Halal Dapur Faeyza Didorong Demi Standar Gizi

GT-R R35 diciptakan dengan konsep “anyone, anywhere, anytime”, yang berarti mobil sport ini bisa dinikmati oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Mobil ini memiliki performa tinggi untuk di sirkuit, tetapi tetap nyaman untuk digunakan dalam mobilitas sehari-hari di jalan raya.

CEO Nissan, Ivan Espinosa, mengatakan bahwa setelah 18 tahun yang luar biasa, R35 GT-R telah meninggalkan jejak abadi dalam sejarah otomotif. Ia juga menambahkan bahwa warisan GT-R R35 adalah bukti semangat tim Nissan dan loyalitas pelanggan di seluruh dunia.

GT-R R35 ditenagai oleh mesin VR38DETT V6 twin-turbo yang sangat bertenaga. Mesin ini dirakit oleh sembilan teknisi “Takumi” di pabrik Yokohama, Jepang. Tenaga yang dihasilkan mencapai 570 PS pada model 2017, bahkan tembus 600 PS untuk varian NISMO.

Mesin ini dipadukan dengan sistem penggerak AWD (penggerak semua roda) ATTESA ET-S dan aerodinamika inovatif, membuat mobil ini menjadi “monster jalanan” yang dapat membuat supercar Eropa gemetar. GT-R R35 mampu melaju dengan kecepatan tinggi dan memberikan pengalaman berkendara yang tak terlupakan.

BACA JUGA:  Aksi Protes Kematian Pengemudi Ojol Meluas ke Medan

GT-R R35 juga mencatatkan berbagai prestasi di dunia balap, seperti lima gelar GT500 di ajang SUPER GT, kemenangan di Bathurst 12 Hour 2015, dan rekor tercepat di sirkuit Nurburgring dengan waktu 7 menit 8 detik lewat GT-R NISMO. Prestasi-prestasi ini membuktikan bahwa GT-R R35 adalah mobil sport yang sangat kompetitif dan mampu mengalahkan mobil-mobil sport lainnya.

Di Indonesia, harga GT-R R35 standar mencapai Rp5 miliaran. Namun, untuk model GT-R Nismo dengan modifikasi serat karbon, harganya bisa mencapai Rp8 miliar lebih. Harga yang fantastis ini menunjukkan betapa eksklusifnya mobil ini, dan betapa banyak orang yang rela mengeluarkan uang banyak untuk memiliki mobil impian mereka.

Meskipun produksi GT-R R35 telah dihentikan, namun mobil ini akan tetap menjadi legenda di dunia otomotif. GT-R R35 akan selalu dikenang sebagai mobil sport yang inovatif, bertenaga, dan mampu memberikan pengalaman berkendara yang tak terlupakan. Selamat tinggal, GT-R R35! D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB