Pacitan Selatan Berduka: Gempa Laut Guncang Daratan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer. Foto: Ist.

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan gempa dirasakan kuat oleh warga setempat, menyebabkan kerusakan dan kepanikan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan bahwa lima rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa. Salah satu rumah yang mengalami kerusakan parah adalah milik Sumarno, warga Kelurahan Ploso. Bagian atap dan dinding rumahnya roboh akibat guncangan gempa.

Gempa Pacitan: Satu Orang Meninggal Dunia

Selain kerusakan bangunan, gempa juga menyebabkan satu orang warga meninggal dunia. Korban bernama Joko Santoso, berasal dari Ngadirojo, Pacitan. Ia dilaporkan meninggal dunia akibat syok saat gempa terjadi.

“Beliau sebenarnya sudah berhasil menyelamatkan diri berkumpul bersama warga yang lain bahkan setelah gempa selesai beliau sempat berbincang-bincang dengan tetangganya. Nah ketika berdiri beliau langsung ambruk. Diagnosa sementara dari Puskesmas, beliau terkena gejala strok,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Endriatmoko.

BACA JUGA:  Paradigma Subsidi BBM: Purbaya Pastikan Harga Tetap Stabil

Erwin menambahkan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendataan dan penanganan terhadap korban gempa. Hingga Jumat pagi, warga mulai membersihkan puing-puing rumah yang rusak. BPBD Pacitan juga telah mendirikan posko pengungsian untuk menampung warga yang rumahnya rusak atau merasa khawatir untuk kembali ke rumah.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/proyek-waterfront-city-samosir-diduga-dikorupsi/

Gempa bumi ini juga dirasakan di beberapa wilayah lain di Jawa Timur, seperti Trenggalek, Ponorogo, dan Madiun. Namun, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa di wilayah-wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Pacitan telah menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses penanganan dan penyaluran bantuan kepada korban gempa.

BACA JUGA:  Gempa Beruntun Guncang Samosir, Selama 2 Hari Sebanyak 15 Kali

BPBD Pacitan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan. Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya.

Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan. Bantuan tersebut berupa tenda pengungsian, selimut, makanan, dan obat-obatan.

Gempa bumi di Pacitan ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk melindungi diri saat terjadi gempa bumi. Pemerintah juga perlu meningkatkan upaya mitigasi bencana untuk mengurangi risiko dan dampak dari bencana alam. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah
Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi
Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat
Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat
KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Suap Bea Cukai, Kasus Cukai Djarum Disorot
Putusan MA soal Gibran Picu Desakan DPR Tinjau Syarat Wakil Presiden
Kasus Suap ATR/BPN: KPK Periksa Dirut PT Kencana Jaya Property Terkait Lahan Bogor
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:12 WIB

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:26 WIB

Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Selasa, 3 November 2026 - 14:16 WIB

Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB