Pacu IKN, Prabowo Minta Desain Sempurna

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Perdana Presiden Prabowo Ke IKN, Senin (12/1/2025). Foto: Ist.

Kunjungan Perdana Presiden Prabowo Ke IKN, Senin (12/1/2025). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam kunjungan kerjanya pada Senin (12/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara tegas menekankan pentingnya pacu dan percepat pembangunan IKN agar dapat segera berfungsi sebagai pusat pemerintahan yang modern dan efisien.

 

Pacu Pembangunan IKN

Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, sejak awal Presiden Prabowo telah memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan IKN dan menginstruksikan agar pembangunan fasilitas negara tersebut dapat di pacu dan dipercepat. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mewujudkan IKN sebagai simbol kemajuan Indonesia.

“Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk pacu dan percepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028,” ujar Prasetyo Hadi pada Rabu (14/1/2026), menjelaskan target waktu penyelesaian fasilitas-fasilitas utama di IKN.

 

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/ojk-mempermudah-pembiayaan-digital-lewat-aturan-terbaru/

BACA JUGA:  Rumah Menteri di IKN Disebut Kecil, Luhut Sampai Kaget

Bahkan, dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan sejumlah catatan penting atas paparan yang disampaikan oleh OIKN. Catatan tersebut menekankan dua hal utama, yaitu perbaikan dan percepatan proses pembangunan.

“Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap pertama misalnya mengenai desain, kemudian mengenai fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki,” ungkapnya, menyoroti perhatian Presiden terhadap detail desain dan fungsi bangunan di IKN.

Lebih lanjut, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa percepatan pembangunan tersebut ditujukan agar tiga fungsi utama pemerintahan di IKN dapat segera terwujud, yaitu fungsi legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Dengan berjalannya tiga fungsi ini, diharapkan IKN dapat segera beroperasi secara efektif sebagai pusat pemerintahan yang baru.

“Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan supaya tiga fungsi bisa segera selesai,” sambung dia, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak terkait untuk mempercepat pembangunan IKN.

Setelah meninjau IKN, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, untuk meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang. Peresmian ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:  Cek Bansos Kemensos Akhir Tahun 2025: Pastikan Anda Terdaftar dan Waspada Penipuan!

Pemerintah, kata Mensesneg, secara paralel terus membangun berbagai fasilitas pendidikan, mulai dari sekolah rakyat untuk masyarakat desil 1 dan desil 2 hingga sekolah unggulan. Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Sekali lagi ini memang kita bekerja keras untuk meningkatkan fasilitas-fasilitas pendidikan kita. Sekolah rakyat untuk desil 1, desil 2 kita adakan, kita bangun. Kemudian yang sekolah unggulan juga kita bangun karena kita benar-benar ingin mempersiapkan sumber daya manusia kita, yang kita harapkan akan mengawaki kebangkitan Indonesia Emas 2045,” tandasnya, menjelaskan visi pemerintah dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi
OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan
Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor
Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat
KPK Dalami Aliran Dana Suap Rp1,5 Miliar Summarecon, Bisa Jerat Korporasi
Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat
Koper Berisi Rp106 Miliar di Rumah Arif Sugiyanto Diduga Milik Menteri Nusron Wahid
Fahd dan Fadia Arafiq, Kakak Beradik Anak Penyanyi Legendaris yang Sama-sama Terjerat Kasus Korupsi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:44 WIB

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 September 2026 - 14:34 WIB

Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 12:07 WIB

Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat

Rabu, 16 September 2026 - 10:38 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB