Pemprov Sumut Targetkan 2022 Danau Toba Bersih dari Kerambah

- Penulis

Kamis, 18 November 2021 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Sumut targetkan tahun 2022 Danau Toba bersih dari keramba jaring apung (KJA).(IST

Pemprov Sumut targetkan tahun 2022 Danau Toba bersih dari keramba jaring apung (KJA).(IST

Medan-Mediadelegasi: Pemprov Sumut targetkan tahun 2022 Danau Toba bersih dari Kerambah Jaring Apung (KJA). Pembersihan Danau Toba dari KJA dilakukan dalam rangka menindaklanjuti masukan dari masyarakat.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan, tahun 2022 Danau Toba harus bersih dari KJA. Sebab, kawasan Danau Toba sudah masuk go green. Makanya, Danau Toba harus terlihat indah dan hal ini harus menjadi prioritas Pemprov Sumut untuk menyelesaikannya.

“Di tahun 2022 selesai, karena 2023 September aku tak punya kekuasaan lagi. Selama berkuasa aku dia (KJA) harus selesai,” kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi usai bertemu kepala daerah yang ada di seputaran Danau Toba, Kamis (18/11).

Menurutnya, seluruh KJA sudah harus bersihkan baik yang milik masyarakat ataupun perusahaan. Sebagai gantinya, Edy mengaku Pemprov Sumut sudah menyiapkan beberapa alternatif, untuk masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat pembersihan KJA.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Terima Bantuan Kemanusiaan dari Kepri untuk Korban Bencana

“Masyarakat yang biasa bekerja di kerambah tadi, nanti kita siapkan, yang mau ke pertanian, pertanian. Yang perkebunan ke perkebunan, peternakan ke peternakan. Ini lah yang hari ini kita sepakati. Tidak ada alasan dia (perusahaan) harus berangkat, kosongkan. Nanti kita atur, kalau rakyat sudah minta kosongin,” tegasnya.

Keberadaan KJA di Danau Toba, diakuinya merupakan bagian dari kerusakan lingkungan. Sehingga harus dihilangkan.

“Kan itu limbah merusak alam, merusak alam itu kejahatan tak boleh ada,” tuturnya.

Pembersihan KJA, menurut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dilakukan secara bertahap.

“Kan sudah diatur, tahun ini segini, tahun ini segini. Tapi kesepakatan dia harus nol, bisa lebih cepat lebih baik. Mau rakyat perusahaan, kita sudah sepakat, rakyat yang harus bersemangat untuk itu,” katanya.(D|Red)

BACA JUGA:  Razia Prokes, Warga Abaikan Jarak Ditegur Tim Satgas Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi Pariwisata Geopark Vietnam: Pengalaman Unik di Tengah Keajaiban Alam
Geopark Kebumen Resmi Jadi UNESCO Global Geopark
Bobby Optimis Wisata Danau Toba Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
GABPKIN Sumut Apresiasi Bobby Nasution Revitalisasi Cagar Budaya
Samosir Siap Sukseskan Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski 2024
KMDT Dukung Rindy Manurung di Grand Final Puteri Pariwisata Indonesia 2024
Masyarakat Antusias Menonton F1H2O Power Boat di Balige
F1 Powerboat 2024 Segera Digelar, KMDT Apresiasi Pemerintah

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 13:07 WIB

Inovasi Pariwisata Geopark Vietnam: Pengalaman Unik di Tengah Keajaiban Alam

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:15 WIB

Geopark Kebumen Resmi Jadi UNESCO Global Geopark

Senin, 16 Juni 2025 - 23:58 WIB

Bobby Optimis Wisata Danau Toba Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 November 2024 - 12:43 WIB

GABPKIN Sumut Apresiasi Bobby Nasution Revitalisasi Cagar Budaya

Kamis, 14 November 2024 - 12:36 WIB

Samosir Siap Sukseskan Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski 2024

Berita Terbaru