Pesan Berantai Penculikan Anak di Medan Hoaks

Kamis, 2 Februari 2023 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Ilustrasi

Foto:Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) memastikan pesan berantai berisi penculikan anak yang akhir-akhir ini ramai di Kota Medan adalah hoaks alias bohong.

“Info-info yang beredar itu hoaks,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi kepada pers di Medan, Kamis (2/2).

Sebagaimana diketahui, sebagian warga Medan akhr-akhir ini dihebohkan dengan isu penculikan anak di salah satu sekolah dasar (SD) di kota itu yang tersebar melalui pesan berantai di aplikasi pengiriman pesan instan, salah satunya WhatsApp.

Pesan berantai itu beredar dalam dua versi, pesan suara dan pesan chat yang diteruskan.

Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan terkait siapa dalang di balik penyebar isu penculikan tersebut.

BACA JUGA:  Medan Raya Fashion Week Upaya Gerakkan Sektor Ekonomi Kreatif

Menurut Hadi, sejauh ini belum ada laporan soal penculikan anak itu, meski demikian pihaknya tetap melakukan patroli.

Dia meminta masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada.

“Polisi sejauh ini terus bekerja patroli dan sebagainya. Masyarakat jangan panik, tenang dan tetap awasi anak-anaknya,” ujarnya.

Adapun pesan berantai terkait penculikan anak itu beredar di sejumlah grup WhatsApp, salah satunya beredar pesan suara yang menyebut ada penculikan anak di salah satu SD di Medan.

“Tadi di Sekolah Al Musabbihin Komplek Tasbih ada upaya penculikan anak, beruntung aksi org tersebut digagalkan masyarakat”,” demikian isi pesan chat yang diteruskan berkali-kali lewat WhatsApp.

Kepala Sekolah SD Al Musabbihin Medan, Syahril Manaf saat dikonfirmasi wartawan, juga mengaku mendapat informasi tersebut dari grup WhatsApp pagi tadi.

BACA JUGA:  Hasil pemilu, ini daftar ketua dan wakil kab/kota di sumut

Setelah membaca pesan berantai tersebut, dia langsung mengecek kebenaran informasi itu.

“Itu informasinya hoaks. Sudah saya telusuri nama murid serta lainnya yang disebutkan di rekaman. Tapi tidak ada di sini. Tidak benar itu,” sebutnya. D|Red-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB