Pesawat Cessna Mendarat Darurat di Sawah Karawang, Diduga Akibat Cuaca Buruk, Seluruh Awak Selamat

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Cessna Mendarat Darurat di Sawah Karawang. Foto: Ist.

Pesawat Cessna Mendarat Darurat di Sawah Karawang. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Sebuah pesawat Cessna dilaporkan melakukan pendaratan darurat di area persawahan Kampung Ceplik, Desa Kertawaluya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Jumat (21/11/2025) sore. Insiden ini sempat membuat geger warga sekitar, namun beruntung seluruh awak pesawat dilaporkan selamat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat Cessna dengan nomor registrasi PK-WMP milik BRO Skydive Indonesia itu mengalami masalah saat terbang dari Tangerang menuju Cirebon.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan bahwa saat kejadian, kondisi cuaca di wilayah tersebut memang sedang tidak bersahabat. Sejak siang hari, awan gelap telah menaungi sejumlah kecamatan di Karawang.

“Kabupaten Karawang dari mulai tadi dari jam 12 ini kami memang keadaannya itu ada sebagian yang memang hujan, ada sebagian memang hampir mendung, hampir turun (hujan) gitu kan,” ujar Aep.

Diduga Cuaca Buruk Jadi Penyebab Pendaratan Darurat

Bupati Aep menduga cuaca buruk menjadi salah satu faktor penyebab pesawat Cessna tersebut mengalami masalah dan terpaksa melakukan pendaratan darurat.

BACA JUGA:  Rumah Menkeu Sri Mulyani Dijarah OTK

“Sampai hari ini kami juga masih belum dapat informasinya. Tapi yang jelas cuaca di wilayah Kabupaten Karawang dari mulai siang tadi sampai sore kita ini memang berawan gitu. Saya tidak mengerti apakah mungkin juga ada kendala di pesawat atau seperti apa,” kata Aep.

Sejumlah warga juga melaporkan melihat pesawat tersebut sempat berputar-putar di udara sebelum akhirnya mendarat di area persawahan.

“Cuma tadi menurut penyampaian dari warga Tirtamulya, Desa Kertawaluya, pesawat ini muter-muter di wilayah situ,” ucap Aep.

Pilot Diduga Sengaja Mendarat di Sawah untuk Hindari Permukiman Warga

Bupati Aep menduga pilot pesawat Cessna tersebut sengaja memilih mendaratkan pesawat di area persawahan untuk menghindari permukiman warga dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Muter-muter sehingga melihat mungkin di wilayah situ ada atau mungkin ada gangguan engine sehingga dia tinggal landas berada di tengah-tengah sawah. Karena di sebelah belakangnya itu kan banyak rumah warga gitu,” katanya.

BACA JUGA:  Kejagung Imbau Masyarakat Lapor Jika Temukan Jaksa Berperilaku Tercela

Seluruh Awak Pesawat Selamat, Tim Gabungan Dikerahkan ke Lokasi

Polisi memastikan bahwa pesawat yang membawa lima orang awak itu seluruhnya dalam kondisi selamat.

“Pesawat yang terbang dari Tangerang menuju Cirebon tersebut membawa lima orang awak. Berdasarkan informasi sementara yang diterima Polres Karawang, seluruh awak dinyatakan selamat,” kata Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan.

Petugas gabungan dari Polri, TNI, BPBD, serta unsur pemerintah daerah telah dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.

Hingga Jumat sore, proses pengecekan TKP dan pengamanan lokasi jatuhnya pesawat masih dilakukan secara intensif. Area persawahan yang menjadi lokasi mendaratnya pesawat dijaga ketat untuk memastikan keselamatan warga dan kelancaran evakuasi badan pesawat.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa penyelidikan penyebab pesawat Cessna jatuh di Karawang masih berlangsung, sembari memastikan seluruh awak pesawat telah mendapatkan penanganan medis awal. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Semeru Erupsi 3 Kali dalam 2 Jam, Kolom Abu Capai 1.000 Meter, Status Tetap Siaga
Hakim Perkara Andrie Yunus Dilaporkan ke KY dan MA, Diduga Langgar Kode Etik Hakim
Mesin Rusak, KMP Mutiara Persada III Terombang-ambing 5 Hari di Laut, Penumpang Gelar Protes Minta Kejelasan
Gunung Dukono Erupsi Lagi, Kolom Abu Membubung 3.000 Meter ke Langit
Dewan Pers Kecam Penangkapan 3 Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel di Perairan Internasional
KPK Periksa 8 Pejabat RSUD Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan Iuran THR oleh Bupati Nonaktif
5 WNI Misi Kemanusiaan Gaza Ditangkap Tentara Israel, GPCI: Ini Serangan Terhadap Kemanusiaan
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Gunung Semeru Erupsi 3 Kali dalam 2 Jam, Kolom Abu Capai 1.000 Meter, Status Tetap Siaga

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:11 WIB

Hakim Perkara Andrie Yunus Dilaporkan ke KY dan MA, Diduga Langgar Kode Etik Hakim

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:07 WIB

Mesin Rusak, KMP Mutiara Persada III Terombang-ambing 5 Hari di Laut, Penumpang Gelar Protes Minta Kejelasan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:25 WIB

Gunung Dukono Erupsi Lagi, Kolom Abu Membubung 3.000 Meter ke Langit

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:12 WIB

Dewan Pers Kecam Penangkapan 3 Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel di Perairan Internasional

Berita Terbaru