“Polri bersama masyarakat harus bersinergi agar dapat meminimalisir bahkan menihilkan terjadinya Karhutla,” tuturnya.
Secara terpisah, Tanjung selaku warga setempat saat dimintai tanggapannya soal Karhutla mengutarakan sudah saatnya Kabupaten Toba memiliki Helikopter sebagai alat pemadam kebakaran khususnya lahan hutan baik lahan masyarakat.
“Pernah terjadi kebakaran hutan di Balige sampai beberapa hari tak salah ingat saya kejadian itu 2013,Nah di Balige saat ini cuaca ekstrim belajar dari kejadian itulah Pemkab Toba harus dapat menyiapkan alat Helikopter seperti di luar negeri sana,Entah di lobby pada perusahaan kek atau APBN entah bagaimana lah Pemkab harus diperhatikan itu,” cerita Tanjung khusus kepada Mediadelegasi.
Pantauan Mediadelegasi, di Balige sejumlah titik rawan Karhutla antara lain Desa Siboruon, Simanjalo, Tampahan, Desa Sianipar Sihail-hail, Bonan Dolok, Panduaman, Hutagaol, Sakkarnihuta, Pagarbatu dan lainnya, warga masyarakat setempat diharapkan waspada di bulan Agustus ini. D|Tsa-36