Program Makan Bergizi Gratis di Sumut Dihentikan Sementara

Program Makan
Badan Gizi Nasional (BGN) membuat keputusan baru menutup 252 dapur MBG di Sumatra Utara (Sumut) mulai 9 Maret 2026. Foto: Ist

Medan-Mediadelegasi: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sumatera Utara akan dihentikan sementara mulai 9 Maret 2026. Kebijakan tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah ditemukan banyak dapur penyedia makanan yang belum memenuhi standar kesehatan dan sanitasi.

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I BGN Harjito mengatakan penghentian sementara dilakukan terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

Menurut Harjito, sertifikat tersebut merupakan syarat utama yang harus dimiliki oleh setiap dapur penyedia layanan dalam program MBG. Sertifikasi ini bertujuan memastikan makanan yang disajikan kepada masyarakat aman dan memenuhi standar kesehatan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data BGN hingga 7 Maret 2026 pukul 11.00 WIB, tercatat ratusan dapur MBG di wilayah Sumatera belum mendaftarkan sertifikat sanitasi tersebut.

Dari jumlah tersebut, Sumatera Utara menjadi wilayah dengan jumlah dapur terbanyak yang belum mengurus SLHS. Total terdapat sekitar 252 dapur yang belum memenuhi persyaratan sanitasi.

Selain Sumatera Utara, beberapa provinsi lain juga tercatat memiliki dapur MBG yang belum melengkapi dokumen tersebut. Di antaranya Lampung dengan 77 dapur, Aceh sebanyak 76 dapur, dan Sumatera Barat sebanyak 69 dapur.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/kontestasi-anggaran-mbg-memantik-perdebatan-dpr/

Kemudian di Riau terdapat 9 dapur yang belum memiliki sertifikat sanitasi. Sementara itu di Kepulauan Riau terdapat 5 dapur dan di Bengkulu terdapat 4 dapur yang belum memenuhi persyaratan tersebut.

BGN menyebutkan bahwa dapur MBG di beberapa daerah lain seperti Jambi, Sumatera Selatan, serta Kepulauan Bangka Belitung telah memenuhi standar sanitasi yang ditetapkan.

Pos terkait