BRT Mebidang Mulai Beroperasi Pada Tahun 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, memberikan keterangan Pers kepada awak media terkait

Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, memberikan keterangan Pers kepada awak media terkait "Realisasi Bus Listrik Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang), Mudik Gratis dan Jalur Aman Pulang Kampung" di Lobby Dekranasda Lt.1 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (6/3/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Bus Rapid Transit (BRT) untuk kawasan Medan, Binjai, dan Deliserdang (Mebidang) direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026. Moda transportasi massal ini akan menggunakan armada bus listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan transportasi ramah lingkungan di wilayah tersebut.

Pengembangan BRT Mebidang

Program pengembangan BRT tersebut mencakup 12 koridor pada tahap awal operasional. Dari jumlah tersebut, 10 koridor berada di wilayah Kota Medan, sementara dua koridor lainnya akan melayani rute lintas daerah di kawasan Mebidang.

Dua koridor lintas wilayah yang akan dikelola oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan pemerintah pusat meliputi rute Binjai–Medan–Carrefour dan Lubukpakam–Amplas–Simpang Pelangi. Kedua jalur ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antara kota dan daerah penyangga.

Sekretaris Dinas Perhubungan Sumatera Utara Rochani Litiloly menyampaikan bahwa kehadiran BRT diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat di kawasan Mebidang.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut dan DEN Perkuat Danau Toba sebagai DPSP: Fokus SDM, Infrastruktur, dan Wisata Berkelanjutan

Menurutnya, penggunaan transportasi umum masih tergolong rendah sehingga masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan sekaligus meningkatkan emisi kendaraan di wilayah perkotaan.

Dengan hadirnya BRT berbasis listrik, pemerintah berharap masyarakat mulai beralih menggunakan transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/sensus-ekonomi-2026-jadi-fondasi-baru-pembangunan-sumut

Rochani menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih melakukan perhitungan terkait kebutuhan armada bus serta fasilitas pendukung seperti depo pengisian daya listrik bagi bus tersebut.

Selain itu, jumlah koridor yang akan dioperasikan juga masih dalam tahap penyesuaian berdasarkan kebutuhan dan hasil kajian di lapangan.

Ia menyebutkan bahwa setelah proses kontrak selesai, pengadaan bus listrik kemungkinan memerlukan waktu sekitar lima bulan karena kendaraan tersebut harus diproduksi secara khusus oleh pihak penyedia.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut: R3P Pascabencana Rampung Akhir Januari 2026

Di sisi lain, Tenaga Ahli Dinas Perhubungan Sumut Darwin Purba menjelaskan bahwa sistem BRT yang akan diterapkan mengadopsi konsep transportasi terintegrasi seperti yang diterapkan di Jakarta.

Dalam sistem tersebut, BRT akan memiliki jalur khusus sehingga perjalanan bus dapat lebih cepat dan efisien dibandingkan kendaraan lain di jalan raya.

Darwin juga berharap angkutan kota yang selama ini beroperasi dapat difungsikan sebagai feeder atau pengumpan yang mengantarkan penumpang menuju koridor BRT, sehingga sistem transportasi di kawasan Mebidang dapat terintegrasi dengan lebih baik. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar
Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026
Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank
Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif
Pemprov Sumut dan Jabar Resmi Gandeng Tangan, Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Proyek Turap Nias Dipercepat: Bobby Nasution Targetkan Selesai Sebelum Nataru
Wagub Surya Dukung Revisi Perda Narkoba Sumut, Larang ASN Vape & Antisipasi Narkoba Jenis Baru
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:25 WIB

Mantan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 13:57 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif

Berita Terbaru