Razia Pelat Aceh di Sumut Diprotes: Gubernur Aceh Anggap Kebijakan Bobby Nasution Merugikan

Selasa, 30 September 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Tengah). (Foto:Ist)

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Tengah). (Foto:Ist)

Aceh-Mediadelegasi : Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) yang melakukan razia terhadap kendaraan berpelat Aceh di wilayahnya menuai respons dari berbagai pihak.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, atau yang akrab disapa Mualem, menilai tindakan tersebut aneh dan berpotensi merugikan Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

“Kita tetap tenang saja, tidak kita anggap itu (kebijakan razia pelat Aceh di Sumut), kita anggap kicauan burung yang merugikan dia (Gubernur Sumut) sendiri,” ujar Mualem dalam Rapat Paripurna di DPR Aceh, Senin (29/9).

Meski demikian, Mualem menegaskan akan bertindak jika kebijakan tersebut berdampak merugikan masyarakat Aceh secara luas.

“Kita harus was-was juga, kalau sudah dijual kita beli. Kalau sudah gatal kita garuk,” tegasnya.

Mualem juga mengimbau agar masyarakat tidak menanggapi berlebihan kebijakan tersebut, karena dapat merusak harmonisasi antara masyarakat Aceh dan Sumut.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Hotmansyah Harahap, menyampaikan permohonan maaf jika pesan yang tersampaikan terkait razia kendaraan pelat Aceh oleh Bobby Nasution menimbulkan kesan yang berbeda di masyarakat.

Pemprov Sumut berjanji akan memperbaiki komunikasi publik.

“Kami mohon maaf bila pesan yang sampai di masyarakat terkesan berbeda. Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus memperbaiki komunikasi publik dan selalu terbuka terhadap masukan dari masyarakat.

Mari kita bersama-sama menjaga suasana yang kondusif, saling mendukung demi pembangunan Sumatera Utara yang lebih baik,” kata Erwin dalam keterangannya.

BACA JUGA:  Tokoh Pemuda Nias Barat: Program Sekolah Gratis Bobby Nasution Secercah Harapan untuk Generasi Pulau Terluar

Sementara itu, Bobby Nasution mengklaim bahwa razia pelat kendaraan luar Sumut dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.

“Kalau saya yang dihujat gak apa apa. Mau dibilang kita enggak ada duit enggak apa apa, kekurangan duit enggak apa apa,” ujarnya usai launching UHC Prioritas, Senin (29/9).

Bobby menekankan kepada seluruh bupati dan wali kota untuk mendata perusahaan yang beroperasi di wilayah Sumut namun menggunakan kendaraan dengan pelat di luar Sumut.

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak tendensius terhadap daerah tertentu.

“Saya tidak ada tendensius ke daerah tertentu. Ini untuk daerah semuanya ini lazim dilaksanakan di daerah lain.

Tapi ketika saya yang buat, Ini kok heboh. Ini saya tunjukkan video, Ini beberapa daerah melakukan hal yang sama,” ucap Bobby sambil menunjukkan video Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi merazia kendaraan yang mengenakan pelat di luar daerah Jawa Barat.

Bobby mencontohkan kondisi di Labuhanbatu Utara (Labura), di mana banyak perkebunan besar beroperasi. Kendaraan bertonase besar justru merusak jalan-jalan provinsi, sementara beban perbaikannya ditanggung pemerintah Sumut.

“DBH kita hanya 4 persen saja. Kendaraan mereka melintas, jalan rusak, giliran minta diperbaiki. Ini yang kita alami. Di Kalteng juga ada kebijakan yang sama, di Jawa Barat pun ada. Jadi ini hal yang biasa,” ungkapnya.

Bobby juga meminta seluruh bupati dan wali kota di Sumut untuk mendata ulang kendaraan perusahaan di wilayah masing-masing, serta menginstruksikan koordinasi lintas sektor, mulai dari Dinas Perhubungan hingga kepolisian daerah.

BACA JUGA:  Stabilitas Harga Pangan Dijaga Bobby Jelang Lebaran

Ia menegaskan bahwa perusahaan yang beroperasi di Sumut harus menggunakan pelat BK atau BB.

Menurut Bobby, mutasi pelat kendaraan dari luar daerah ke Sumut tidak dikenakan biaya apa pun.

Karena itu, ia mempertanyakan alasan perusahaan enggan mendaftarkan kendaraannya di Sumut. “Padahal untuk mutasi dari pelat luar ke BK gratis, tidak ada biaya sama sekali. Jadi apa alasannya perusahaan tidak mau mengubah pelat kendaraannya?” tanya Bobby.

Bobby berpendapat bahwa kebijakan ini justru menjadi solusi untuk meningkatkan PAD tanpa menambah beban masyarakat dengan pajak baru.

“Kita semua tahu, masyarakat selalu mengeluh soal infrastruktur. Nah, ini ada potensi yang bisa dimaksimalkan tanpa menambah beban.

Pajaknya normal saja, yang kita minta hanya kesadaran perusahaan untuk bayar di sini. Kalau di daerah lain, enggak ada ribut-ribut begini,” pungkasnya.

Perbedaan utama dari versi sebelumnya adalah penyesuaian format menjadi berita dengan gaya penulisan yang lebih formal dan terstruktur.

Selain itu, isi berita lebih ditekankan pada kronologi kejadian dan pernyataan dari berbagai pihak terkait, serta penambahan detail untuk memenuhi jumlah paragraf yang diminta. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026
Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank
Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif
Pemprov Sumut dan Jabar Resmi Gandeng Tangan, Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Proyek Turap Nias Dipercepat: Bobby Nasution Targetkan Selesai Sebelum Nataru
Wagub Surya Dukung Revisi Perda Narkoba Sumut, Larang ASN Vape & Antisipasi Narkoba Jenis Baru
Bobby Nasution Pastikan Pasokan BBM Nias Aman Jelang Nataru, Atasi Pembatasan Tonase Jalan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:57 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut Mulai Berjalan, Samsat Dipadati Warga Hingga 30 November 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Bobby Nasution Cari Jalur Luar APBD Bangun Infrastruktur Nelayan Nias Selatan, Libatkan Swasta & Bank

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Toyota Land Cruiser 300 Muncul di Anggaran Dinkes Sumut Rp2,7 Miliar, LIPPSU Desak Aparat Turun Tangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Digelar Nopember 2026, Bebas Denda dan Pajak Progresif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Pemprov Sumut dan Jabar Resmi Gandeng Tangan, Dorong Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB