Medan-Mediadelegasi: Dr. Reda Manthovani secara resmi mengemban amanah sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) setelah dilantik oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung pada 31 Oktober 2023. Penunjukan ini menandai babak baru dalam karier seorang jaksa yang dikenal memiliki rekam jejak yang kaya dan beragam.
Reda Manthovani: Pengalaman Panjang di Dunia Kejaksaan
Pria kelahiran Jakarta, 20 Juni 1969, ini bukan sosok asing di lingkungan Kejaksaan Agung. Sebelum menduduki jabatan strategis sebagai Jamintel, telah mengukir prestasi gemilang sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta sejak Februari 2022.
Jabatan sebagai Kepala Kejati DKI Jakarta bukanlah pengalaman pertama Reda di lingkungan tersebut. Sebelumnya, ia pernah bertugas sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Kejati DKI pada tahun 2011, menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang seluk-beluk administrasi dan operasional kejaksaan.
Dalam perjalanan kariernya yang panjang dan berliku, Reda Manthovani juga pernah memimpin sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon pada tahun 2012. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri Kejaksaan Agung, menunjukkan kemampuannya dalam menjalin hubungan internasional.
Pengalaman internasional Reda semakin diperkuat dengan penugasannya sebagai konsultan hukum pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong pada periode 2014–2015. Pengalaman ini memberikan wawasan yang luas tentang sistem hukum di negara lain.
Baca Juga : https://mediadelegasi.id/gerakan-asri-sumut-teladan-kebersihan-kantor/
Dari sisi pendidikan, Reda Manthovani memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia menempuh studi hukum di Fakultas Hukum Universitas Pancasila untuk meraih gelar sarjana. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan magister di Faculté de Droit de l’Université d’Aix-Marseille III, Prancis, sebelum akhirnya meraih gelar doktor dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Tak hanya dikenal sebagai seorang jaksa yang berdedikasi, Reda Manthovani juga memiliki reputasi yang baik di dunia akademik. Ia telah menulis sedikitnya empat buku yang membahas berbagai aspek penegakan hukum, termasuk topik-topik penting seperti kejahatan siber, pencucian uang, hingga perlindungan hak asasi manusia dalam sistem hukum.
Karier panjang di dunia kejaksaan, pengalaman internasional, serta kontribusinya yang signifikan di bidang akademik membuat Reda Manthovani dipandang sebagai figur yang berpengalaman dan kompeten dalam memperkuat fungsi intelijen penegakan hukum di Indonesia.
Sebagai Jamintel, Reda Manthovani diharapkan dapat membawa inovasi dan peningkatan efektivitas dalam pengumpulan, analisis, dan pemanfaatan informasi intelijen untuk mendukung penegakan hukum yang lebih baik di seluruh Indonesia.
Penunjukan Reda Manthovani sebagai Jamintel merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat memperkuat Kejaksaan Agung dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum di era globalisasi. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.







[…] HARI INI Turnamen FKPM: Sehat Jasmani, Kuat Rohani Pemuda Reda Manthovani: Jamintel, Jaksa dengan Segudang Pengalaman Gerakan ASRI: Sumut Teladan Kebersihan Kantor Nias Unggul: Bobby Nasution Kucurkan Rp305 Miliar […]