Johor-Mediadelegasi: Ride for Rations 2026 dengan rute Singapura menuju Kluang dan Batu Pahat, Johor, sukses digelar. Bersepeda sambil menyusuri destinasi baru di Malaysia itu pun menandai bahwa Malaysia sedang bersiap menjadi pusat bersepeda di Asia, minimal di ASEAN. Hal itu ditandai peresmian tujuh rute baru bersepeda di Negara Semenanjung. Track bersepeda baru itu tersebar di seluruh wilayah Negeri Menara Kembar Petronas itu.
Deputy Secretary General (Tourism), Ministry of Tourism Art and Culture YBr Mr Chua Choon Hwa mengatakan pihaknya sedang mengupayakan eksplorasi destinasi wisata baru bersamaan dengan pengadaan track bersepeda. Menurutnya, Tourism Malaysia memanfaatkan ajang bersepeda, termasuk iven lintas batas Ride for Rations 2026, sebagai strategi memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi wisata olahraga berbasis pengalaman sekaligus meluncurkan produk wisata bersepeda baru untuk pasar internasional. “Langkah ini tidak hanya mempromosikan destinasi kita, tetapi juga membuka peluang baru bagi para pelaku industri dan masyarakat lokal untuk berkembang melalui sektor pariwisata minat khusus,” ujarnya didampingi Direktur Divisi Promosi Internasional Asia Tenggara, Pariwisata Malaysia Mrs Baizuri Baharum, Direktur MYSTA Mr Idroose Tambarin, perwakilan Bike Aid Singapore, Event Organizer Tough Gorilla Azura Zainol Abidin.
Sebagaimana diberitakan, Ride for Rations 2026 diadakan Jumat – Minggu (11 -13/9) dengan star di Singapura utnuk melintas batas negara. Setiba di Kluang, Johor, ajang yang diorganisasi Bike Aid Singapura dan memasuki edisi ke-16 diikuti rider profesional. Bersamaan pengakuhan sepeda, dilakukan pengumpulan dana.
Ride for Rations 2026 dibuka YBr Mr Chua Choon Hwa berbarengan dengan perilisan 7 paket wisata bersepeda bertaraf internasional.
Ia mengatakan, Tourism Malaysia mengkolaborasikan hal-hal terbaik utnuk perpelancongan dari semua lini termasuk olahraga bersepeda. Menurutnya, kegiatan melibatkan 70-an pesepeda yang didukung 30 tim pada tahun ini menunjukkan bahwa minat terhadap pariwisata berbasis olahraga lintas batas semakin diminati oleh komunitas internasional. “Malaysia punya rupa-rupanya kegiatan olahraga internasional. Sepeda adalah bagiannya ” tegasnya.
Menyinggung the Tourism Cycling Packages, ia memastikan kegiatan tersebut juga istimewa dan terbuka untuk pelancong mancanegara. “Peluncuran tujuh paket wisata bersepeda ini menandai langkah signifikan dalam memperluas serta mendiversifikasi penawaran pariwisata Malaysia secara berkelanjutan ke depannya,” tambahnya.
Ride for Rations 2026 bertema Ride, Explore and Experience Malaysia diadakan atas kerja sama dari Tourism Malaysia dan Malaysia Sports Tourism Association (MYSTA).
Sukses kegiatan itu menjadi bentuk pengakuan resmi atas kontribusi nyata komunitas sepeda dalam merajut kebersamaan masyarakat lintas negara, mengeksplorasi keindahan tersembunyi, serta merayakan kehangatan budaya lokal di luar rute-rute konvensional.
Pelepasan pesepeda diawali dengan Welcoming Dances and Drums dari ragam budaya yang ada di Malaysia. Para peserta menyusuri rute menantang sejauh lebih dari 229 kilometer yang membentang melintasi teritori Singapura, Kluang, hingga berakhir di Batu Pahat, Johor, Malaysia. Menempuh jarak total sekitar 229 kilometer lebih, petualangan roda dua ini dirancang secara terstruktur selama dua hari penuh di atas sadel.
Hari pertama menguji stamina peserta dari Singapura menuju Kluang, yang kemudian dilanjutkan keesokan harinya dari Kluang menuju garis akhir di Batu Pahat. Perjalanan penutup rangkaian ditandai dengan kepulangan peserta menggunakan armada bus menuju Singapura. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Oki Lenore
Editor : Alan






