Namun kami sadar, keberhasilan pendidikan tidak bisa dicapai oleh pemerintah saja. Peran bapak/ibu guru sangatlah sentral sebagai pilar perubahan dan pembentuk peradaban,” terang Wesly.
Ia juga menjelaskan, guru bukan hanya pengajar, tetapi juga inspirator, motivator, dan teladan bagi para siswa. Di tangan para guru, lahir generasi unggul yang kelak memajukan kota dan bangsa.
Wesly mengajak seluruh guru untuk terus meningkatkan profesionalisme, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap menjaga integritas dalam menjalankan tugas mulia ini.
Ia berharap seminar pendidikan menghasilkan gagasan-gagasan baru, memperkuat kolaborasi antar-pendidik, serta memberikan semangat baru bagi dunia pendidikan di Kota Pematangsiantar.
“Terima kasih kepada PGRI dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan yang sangat penting ini,” pungkasnya
Sebelumnya, Ketua PGRI Kota Pematangsiantar Drs Risbon Sinaga MM mengatakan sudah menjadi tantangan di dunia pendidikan terkait menurunnya martabat guru.
“Inilah tantangan di zaman era digitalisasi. Semoga marwah guru tetap diperhitungan sesuai sebutan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Mudah-mudahan di Kota Pematangsiantar tidak akan terjadi. Ayo guru-guru, tingkatkan solidaritas di Kota Pematangsiantar. Kepedulian terhadap guru, terhadap anak didik, terhadap lingkungan sekitar,” katanya.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.
j
.








