Senyap Mematikan: AS Siapkan Operasi Khusus Iran

Senyap
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Sejumlah analis militer meyakini bahwa potensi serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran akan berlangsung senyap dan tidak akan berbentuk perang skala penuh yang melibatkan konfrontasi militer besar-besaran. Sebaliknya, skenario yang lebih mungkin adalah operasi khusus, senyap dengan durasi singkat dan sasaran terbatas.

Model operasi ini disebut mirip dengan pola misi satuan elite militer AS dalam berbagai penugasan presisi di luar perang terbuka. Hal ini mengindikasikan bahwa AS lebih memilih pendekatan yang terukur dan menghindari eskalasi konflik yang lebih luas.

Operasi Senyap Mematikan

Indikasi tersebut semakin menguat setelah pernyataan pejabat tinggi militer AS yang menggambarkan kemungkinan operasi terhadap Iran akan berlangsung singkat, cepat, dan bersih. Pernyataan ini menunjukkan bahwa AS memiliki tujuan yang jelas dan terfokus dalam operasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Pentagon disebut memfokuskan perhatian pada pihak-pihak di Teheran yang diduga terlibat dalam tindakan represif terhadap demonstran dalam negeri (1/2). Hal ini menunjukkan bahwa operasi tersebut mungkin ditujukan untuk memberikan tekanan kepada pemerintah Iran terkait isu hak asasi manusia.

Sejumlah petinggi militer dari Pasukan Garda Revolusi Iran hingga tokoh pemerintahan tingkat tinggi disebut berpotensi menjadi target utama jika operasi senyap benar dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa AS mungkin menargetkan individu-individu yang dianggap bertanggung jawab atas tindakan represif.

Dalam kerangka itu, model serangan diperkirakan akan mengandalkan unit pasukan khusus Amerika Serikat yang dikenal sebagai Delta Force. Unit tersebut merupakan satuan elite tingkat tertinggi Angkatan Darat AS yang kerap ditugaskan dalam misi berisiko sangat tinggi.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/gaza-berdarah-lagi-muslim-dunia-geram/

Pos terkait