Target Prevalensi Stunting 24 Persen Tahun Depan

Kamis, 25 Agustus 2022 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meryl Rouly Saragih (tiga kiri) bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution (kanan) pada Merdeka Stunting “Cegah Stunting dengan Pola Asuh Anak dan Menu Sehat dari Resep Ibu Megawati Soekarnoputri”, Rabu kemarin, di Kantor Lurah Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan. Foto: D|Ist

Meryl Rouly Saragih (tiga kiri) bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution (kanan) pada Merdeka Stunting “Cegah Stunting dengan Pola Asuh Anak dan Menu Sehat dari Resep Ibu Megawati Soekarnoputri”, Rabu kemarin, di Kantor Lurah Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan. Foto: D|Ist

Memudahkan Masyarakat

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu mengatakan, kondisi geografis Kelurahan Bagan Deli tidak jauh berbeda dengan satu wilayah di Semarang yang disebut Tambak Lorok.

Di daerah tersebut, jumlah kasus stunting cukup banyak, padahal merupakan daerah nelayan yang seharusnya memudahkan masyarakat yang bermukim mendapatkan makanan yang bergizi dan sehat.

“Tetapi di tahun 2018, kami mendapat bantuan dana sekitar Rp 170 Miliar dari Kementerian PUPR untuk penanganan kawasan kumuh. Setelah itu di tahun 2022 ini, kami kembali mendapatkan bantuan dana sebesar Rp300 miliar dari Kementerian PUPR untuk penanggulangan rob,” kata Hevearita yang akrab disapa Ita ini.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Berharap Program FLPP Bisa Bantu Masyarakat Punya Rumah

Pejabat yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang pertanian ini mengatakan, jumlah kasus  stunting di Kota Semarang di tahun 2021 lalu tercatat sebanyak 1.367 anak. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk menekan jumlah tersebut, mulai dari pemantauan terhadap ibu hamil serta kepastian gizi dan vitaminnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Semarang juga menyiapkan anggaran untuk pemberian makan tambahan.

Termasuk juga mengoptimalkan beberapa inovasi seperti SIBENING (Semua Ikut Bergerak Bersama Tangani Stunting) yang diluncurkan bersamaan dengan peringatan Harganas. Kemudian inovasi SAN PIISAN (Sayangi Dampingi Ibu dan Anak).

“Serta pembentukan SASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) di 16 kecamatan yang merupakan program pemberian makanan tambahan, penempatan petugas surveilans kesehatan di setiap kelurahan dan pemantauan ibu hamil,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru