Terungkap, RS Pirngadi Medan tidak Pernah Ajukan Kalibrasi Regulator Oksigen

Jumat, 4 Juni 2021 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: RS Pirngadi Medan tidak pernah mengajukan kalibrasi yang terkait dengan regulator oksigen.

Hal itu terungkap ketika Ombudsman Sumut meminta klarifikasi dan keterangan dari pihak Balai Pengamanan dan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kota Medan.

“RS Pirngadi Medan tidak pernah mengajukan kalibrasi yang terkait dengan regulator oksigen,” kata Kepala BPFK Medan Wahyudi Ifani usai memberikan klarifikasi di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Jumat (4/6/2021).

BPFK sendiri berada di bawah naungan Kemenkes RI, yang berwenang melakukan kalibrasi atau pengujian fasilitas kesehatan, baik swasta maupun fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Wahyudi menyebutkan, dia tidak mengetahui kondisi fasilitas kesehatan di RS milik Pemko Medan itu, karena tidak pernah diuji oleh BPFK. Dia mencatat sejak 2018 hingga kini, RSU dr Pirngadi Medan belum pernah mengajukan kalibrasi ke BPFK.

BACA JUGA:  Mantan Camat Natal Didakwa Korupsi Dana Desa Rp887 Juta

Dia menjelaskan harusnya, sesuai ketentuan fasilitas dan alat kesehatan harus melakukan kalibrasi secara berkala. Namun, hal itu tidak dilakukan RSU dr Pirngadi Medan.

“Apalagi untuk alat kesehatan yang berada di ruangan UGD, ICU itu penting. karena alat-alat itu digunakan untuk diagnosis awal, diagnosis emergency. Kalau terjadi hal-hal kesalahan seperti yang terjadi sekarang mungkin dampaknya ada pasien safety. Jadi muaranya semuanya adalah kalibrasi,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar video media sosial dengan narasi seorang pasien di RSU dr Pirngadi Medan, mengaku tidak mendapatkan pelayanan medis secara maksimal. Padahal pasien dalam kondisi darurat dan membutuhkan bantuan.

Keluarga pasien dalam video itu menuding perawat melakukan kelalaian karena memasang tabung oksigen yang diduga kosong, hingga akhirnya pasien meninggal dunia.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Sumut Temui Massa Pengunjuk Rasa dan Minta Maaf

Dalam video viral tersebut, terlihat keluarga pasien sempat terlibat keributan dengan perawat yang bertugas di rumah sakit.

Masalah ini sendiri juga sudah diklarifikasi langsung oleh Kepala Ombudsman Sumut Abyadi Siregar bersama tim ke RSU dr Pirngadi beberapa waktu lalu, tidak lama setelah video viral.

Meski Direktur RS dr.Pirngadi Medan membantah, namun Ombudsman meninggalkan sejumlah catatan perbaikan pelayanan.

“Terkait informasi tabung oksigen yang kosong, bahwa tabung oksigen itu masih berisi lebih kurang 250 CC,” kata Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan, usai membahas kasus yang viral bersama Kepala Ombudsman Sumut Abyadi di ruang pertemuan.

Suryadi menilai bahwa kejadian itu hanya emosional sesaat. Karena dalam posisi yang bingung. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru