Tidak Ada Impor Jagung di Tahun 2026

Impor Jagung
I Gusti Ketut Astawa: Pemerintah Pastikan Tidak Ada Impor Jagung Sepanjang 2026, Stok Nasional Cukup. Foto: Ist.

Situasi tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk menetapkan kebijakan jagung pada tahun 2026, salah satunya dengan meniadakan impor jagung. Pemerintah menilai bahwa pasokan dalam negeri telah cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional.

“Dengan kondisi stok dan produksi seperti ini, pemerintah sepakat tidak perlu melakukan impor jagung pada 2026, baik untuk pakan, benih, maupun konsumsi rumah tangga,” ujar Ketut.

Ketut menjelaskan bahwa produksi jagung nasional sepanjang tahun 2026 diperkirakan mencapai 18 juta ton. Tambahan produksi tersebut diproyeksikan mampu menjaga keseimbangan pasokan sepanjang tahun. Dengan demikian, stok jagung di akhir tahun 2026 diperkirakan tetap berada di kisaran 4,5 juta ton.

Bacaan Lainnya

Selain mencukupi kebutuhan dalam negeri, penguatan produksi juga membuka peluang ekspor. Pada tahun 2026, ekspor jagung diproyeksikan dapat mencapai sekitar 52,9 ribu ton, seiring dengan meningkatnya kualitas dan kuantitas produksi nasional.

“Ini menunjukkan kerja keras petani kita membuahkan hasil. Produksi jagung nasional semakin solid, dan pemerintah akan terus memastikan hasil panen terserap dengan baik,” kata Ketut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Pos terkait