Tim Keswa Puskesmas Aramo dan Dinkes Sumut Kunjungi ODGJ

- Penulis

Kamis, 21 April 2022 - 02:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: D|Ist

Foto: D|Ist

Nisel-Mediadelegasi: Tim Kesehatan Jiwa (Keswa) Puskesmas Aramo, Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan (Nisel) bersama Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, Rabu (20/4), mengunjungi pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terpasung di Desa Hilisawato, Desa Aramo, Desa Hiliorudua dan Desa Hilitotao, Kecamatan Aramo.

Tim Keswa Puskesmas Aramo Berkat Waruwu AMKep, Sunarfin Luaha AMK dan Tim Dinkes Sumut dr Vera Marpaung SpKj, dr N Girsang mengaku optimis dan penuh semangat bahwa tak ada yang mustahil dalam menjunjung tinggi hak kebebasan setiap manusia.

Mereka pun melakukan advokasi kepada keluarga pasien, sehingga melakukan perawatan kepada pasien. Bahkan ada yang langsung dibebaskan dari pasung dengan pengawasan ketat Tim Keswa Puskesmas Aramo.

BACA JUGA:  Mrs X Telentang di Tepi Jalan Raya Masih di Puskesmas Lahusa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapuskesmas Aramo Analisa Laia sangat berterima kasih atas kunjungan langsung Tim Dinkes Sumut  memberi advokasi kepada masyarakat tentang bagaimana seharusnya memperlakukan ODGJ.

Menurutnya, tindakan memasung atau mengurung ODGJ bukanlah solusi, bahkan tindakan semacam ini dinilai melanggar hukum dan HAM.

Dia menjelaskan, pihaknya selama ini telah melakukan langkah-langkah edukasi dan intervensi terhadap delapan ODGJ yang di temukan, lima di antaranya dipasung. “Dari hasil intervensi kita selama ini, satu dari lima ODGJ yang terpasung telah kita lepas dan sudah mulai membaik hingga sekarang sudah bisa berorientasi dengan baik di lingkungannya,” sebut Analisa Laia.

BACA JUGA:  Prapid Ditolak, Kuasa Hukum Osarao Tafonao Mengaku Prihatin

Dengan keberhasilan tersebut, dia pun optimis bahwa ODGJ bisa sembuh asal kita saling kerjasama dalam mengawasi dan mendukung mereka agar bisa sehat kembali. “Tentunya peran keluarga dan lingkungan menjadi kebutuhan prioritas dalam proses penyembuhan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Indonesia Bebas Pasung adalah upaya pemerintah untuk membuat Indonesia bebas secara nasional dari adanya praktik pasung dan penelantaran terhadap penderita gangguan jiwa. Upaya ini dideklarasikan oleh Menteri kesehatan RI pada 10 Oktober 2010. D|Nsn-111

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Polres Nisel Gelar Pekara Dugaan KDRT Dialami Rini Mawati Waruwu
Prapid Ditolak, Kuasa Hukum Osarao Tafonao Mengaku Prihatin
Penyebab Kematian Arima Ndururu Belum Terungkap
Mrs X Telentang di Tepi Jalan Raya Masih di Puskesmas Lahusa
Abang Beradik Kenak Tikam, Satu Tewas
Warga Temukan Mayat FG di Bawah Pohon Kuweni
Mini Bus Terpental di Jalan Lintas Gunungsitoli-Teluk Dalam
Upacara Penurunan Bendera di Siduaori

Berita Terkait

Selasa, 14 November 2023 - 15:08 WIB

Satreskrim Polres Nisel Gelar Pekara Dugaan KDRT Dialami Rini Mawati Waruwu

Sabtu, 8 April 2023 - 20:55 WIB

Prapid Ditolak, Kuasa Hukum Osarao Tafonao Mengaku Prihatin

Senin, 12 September 2022 - 11:51 WIB

Penyebab Kematian Arima Ndururu Belum Terungkap

Kamis, 1 September 2022 - 09:33 WIB

Mrs X Telentang di Tepi Jalan Raya Masih di Puskesmas Lahusa

Selasa, 30 Agustus 2022 - 21:55 WIB

Abang Beradik Kenak Tikam, Satu Tewas

Berita Terbaru

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Nasional

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB