Henry menyampaikan bahwa video tersebut disebarkan sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, agar kondisi Rudi mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait. Ia menegaskan, apa yang ditampilkan dalam video adalah realitas pahit yang masih dialami sebagian masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi sulit.
“Ini bukan sekadar video, ini jeritan hati seorang ibu yang berharap negara hadir untuk anaknya,” kata Henry.
Unggahan tersebut sontak menuai simpati luas dari masyarakat. Banyak warganet menyuarakan harapan agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera turun tangan, memastikan Rudi mendapatkan penanganan medis yang cepat, layak, dan berkelanjutan.
Di tengah berbagai agenda pembangunan, kisah Rudi menjadi potret nyata bahwa masih ada rakyat kecil yang menggantungkan harapan pada empati dan keberpihakan pemimpin. Tangisan sang ibu dari Asahan kini menjadi suara nurani yang menunggu jawaban—bukan sekadar perhatian, tetapi tindakan nyata. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.






