Underpass HM Yamin Gelap Gulita Ancam Pengendara

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampu Underpass Jalan H.M Yamin, Kota Medan mati total dan membahayakan pengendara yang melewatinya. (Foto:Ist)

Lampu Underpass Jalan H.M Yamin, Kota Medan mati total dan membahayakan pengendara yang melewatinya. (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi: Kondisi memprihatinkan melanda Underpass Jalan HM Yamin, Kota Medan, setelah sistem penerangan di jalur vital tersebut dilaporkan mati total. Pemadaman lampu secara menyeluruh ini menciptakan ancaman serius bagi keselamatan ribuan pengguna jalan yang melintas setiap harinya, terutama saat malam hari.

Infrastruktur yang sejatinya dibangun untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan aspek keselamatan lalu lintas ini, kini justru berubah menjadi ruang gelap berisiko tinggi. Kelalaian fungsi penerangan tersebut mengubah fungsi terowongan menjadi area yang mencekam bagi para pengendara yang melewatinya.

Padamnya lampu menyebabkan jarak pandang pengendara menjadi sangat terbatas dan tidak menentu. Situasi ini memaksa para pengguna jalan untuk melaju dengan kecepatan ekstrem lambat guna menghindari potensi benturan antar kendaraan atau menabrak dinding pembatas jalan.

Kondisi kegelapan Underpass Jalam HM Yamin ini dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi sudah sampai pada tahap membahayakan nyawa. Pengendara sepeda motor menjadi kelompok yang paling rentan terkena dampak risiko kecelakaan di ruang tertutup dan sempit seperti terowongan tersebut.

BACA JUGA:  Bobby Nasution dan Keluarga Berkurban Satu Ekor Sapi di Komplek Tasbi I

Salah seorang pengguna jalan, Amli, mengungkapkan rasa resah dan kekhawatiran yang mendalam saat diwawancarai media. Ia mengaku selalu merasa was-was setiap kali harus melintasi underpass tersebut dalam kondisi cahaya yang nihil.

Baca juga: https://mediadelegasi.id/mendukung-psms-dengan-membeli-jersey-resmi-original/

“Lampu mati total sangat mengganggu dan berbahaya. Underpass ini jalur padat. Kalau dibiarkan, tinggal menunggu kecelakaan terjadi,” tegas Amli dengan nada penuh kekhawatiran. Ia berharap ada tindakan segera sebelum jatuhnya korban jiwa.

Amli menambahkan bahwa persoalan ini tidak bisa hanya dipandang sebagai masalah teknis biasa atau kerusakan minor. Sebagai infrastruktur strategis perkotaan, underpass seharusnya mendapatkan perawatan dan pengawasan rutin yang lebih ketat dibandingkan jalan umum lainnya.

Lampu Underpass Jalan HM Yamin Padam Bahayakan Pengguna Jalan

Menurutnya, membiarkan penerangan padam dalam waktu yang lama mencerminkan lemahnya sistem pengelolaan infrastruktur di Kota Medan. Hal ini dianggap sebagai bentuk pengabaian terhadap standar keselamatan publik yang seharusnya menjadi tanggung jawab penuh pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Patroli Gabungan TNI Polri

Secara teknis, struktur jalan bawah tanah memiliki karakteristik yang berbeda dan jauh lebih berisiko dibandingkan jalan terbuka. Minimnya cahaya di ruang tertutup berpotensi memicu kecelakaan fatal, terutama jika terdapat genangan air atau hambatan mendadak yang tidak terlihat.

Merespons kondisi ini, masyarakat mendesak Pemerintah Kota Medan dan instansi teknis terkait untuk segera turun tangan. Publik menuntut adanya transparansi mengenai penyebab kerusakan dan tindakan perbaikan yang nyata tanpa harus menunda lebih lama.

“Jangan tunggu ada korban baru sibuk memperbaiki. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” ujar salah seorang pengguna jalan lainnya yang merasa kecewa dengan lambannya penanganan fasilitas publik tersebut.

Hingga Jumat dini hari (9/1/2026), belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab padamnya listrik maupun jadwal perbaikan. Ketiadaan respons cepat ini dinilai publik sebagai bentuk pembiaran yang berisiko memicu tragedi lalu lintas di masa mendatang.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Bobby Nasution Gelontorkan Hibah Rp200 Miliar Lebih, Perkuat Pembangunan Infrastruktur dan SDM Sumut
BPK Temukan 29.842 BPHTB Belum Tertagih, Bapenda Medan Jawab Soal Mekanisme, Angkanya?
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Jumat, 4 September 2026 - 14:58 WIB

Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan

Berita Terbaru