Varian Omicron Siluman Belum Terdeteksi di Sumut

Jumat, 4 Maret 2022 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Kesehatan Sumut, drg Ismail Lubis. Foto: D|Ist

Kadis Kesehatan Sumut, drg Ismail Lubis. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Meski Kemenkes RI menyebut telah mendeteksi 252 varian BA.2 yang kerap dijuluki “Son of Omicron” alias Omicron Siluman, namun Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) memastikan belum menemukan kasus penularan varian itu di Sumut.

“Walau demikian, guna mengantisipasi penularannya, Dinas Kesehatan Sumut akan tetap memperkuat pelaksanaan 3T (testing, tracing, dan treatment), yakni pengetesan, pelacakan, dan perawatan,” kata drg Ismail Lubis Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, Jumat (4/3), di Medan.

BACA JUGA: WHO Sebut Covid-19 Varian Omicron Telah Menyebar di 57 Negara

Menurut Ismail, pihaknya juga menyiapkan rumah sakit rujukan Covid-19 sebagai fasilitas isolasi. “Terlepas dari deretan upaya yang dilakukan tersebut, kita mengimbau masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan,” katanya.

Dia juga menyebutkan, sejauh ini pihaknya belum mendapat arahan dari pemerintah pusat terkait dengan penanganan kasus varian Omicron Siluman. “Belum ada arahan atau petunjuk dari pusat terkait varian baru itu,” ujarnya seraya mengimbau masyarakat yang belum vaksin agar segera vaksin dan melengkapi sampai dosis tiga.

BACA JUGA:  Gubsu Siap Bantu Percepatan Deliserdang ke Luar Zona Merah Covid-19

252 Kasus

Beberapa hari lalu, jjuru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual mengungkapkan Varian Omicron Siluman menular lebih cepat dan meningkatkan tingkat keparahan saat terinfeksi dibanding Omicron BA.1.

“Sebenarnya kita sudah mendeteksi varian ini. Kalau kita lihat jumlah varian BA.2 yang saat ini sudah bisa deteksi itu sekitar 252 varian BA.2,” kata Siti Nadia Tarmizi.

dr Nadia mengingatkan, kunci utama mengatasi virus Corona varian apa pun adalah protokol kesehatan dan vaksinasi COVID-19. Namun, kita juga perlu waspada dengan gejala yang dapat ditimbulkan.

Pada bagian lain, mengutip The Sun, Edisi Rabu 2 Maret 2022, sejumlah peneliti di Denmark menemukan bahwa BA.2 diketahui 1,5 kali lebih mudah menular dibanding Omicron BA.1, bahkan bisa menginfeksi orang yang telah divaksin penuh.

BACA JUGA:  Kapolsek Kota Kisaran, SMSI dan Forkopimcam Bagi-bagi Seribu Masker

Sementara itu, William Haseltine, seorang profesor di Harvard Medical School mengatakan varian BA.2 bisa tujuh kali lebih menular daripada varian sebelumnya. “Setelah melakukan perhitungan cepat, BA.2 setidaknya tujuh setengah kali lebih mudah menular daripada Covid asli Wuhan,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Zoe Covid Study, gejala umum yang dilaporkan pasien terinfeksi Omicron BA.2 adalah pilek, sakit kepala, sakit tenggorokan, bersin, batuk terus menerus, suara serak, nyeri sendi/otot tak biasa, demam menggigil, pusing, sakit mata, kabut otak (brain fog), nafsu makan berkurang, dakit dada dan sakit telinga.

Berdasarkan hasil penelitian Zoe Covid Study, gejala hilang indera penciuman dan perasa seperti gejala klasik Covid-19 tidak ditemukan. Disebutkan pula, gejala akan timbul kurang lebih dua hari setelah terinfeksi. D|Red-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Foto: Dok. Mediadelegasi.

Kabupaten Deli Serdang

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:08 WIB