Bukan hanya fasilitas untuk yang beragama Islam saja, namun termasuk rumah ibadah lain juga tetap diperhatikan.
“Karena harapan kita semua turis yang datang, bukan rumah ibadah muslim saja tapi juga rumah ibadah saudara-saudara yang Kristen atau yang lain juga layak, supaya orang lain juga merasa layak, tenang, aman dan para turis ini kembali lagi ke Danau Toba,” ucap Ijeck.
Masjid Al Hikam
Sebelumnya Wagub menyampaikan, kunjungannya ke Tigaras adalah untuk menyerahkan satu ekor lembu kurban dan bantuan sembako kepada masyarakat di Masjid Al Hikmah Tigaras, Simalungun.
“Saya diundang kemari karena memang terkait Hari Raya Idul Adha. Juga saya ada mengirim hewan kurban ke sini dan memang ingin melihat Tigaras secara langsung. Karena berdasarkan sejarah yang diceritakan oleh BKM Masjid Al Hikmah, bahwa di sinilah dari dulu asli orang Danau Toba yang beragama Islam di sini dan hidup damai berdampingan dengan masyarakat agama lain, bersaudara semuanya hingga sekarang,” ujar Ijeck.
Kepada masyarakat, Ijeck juga mengingatkan agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19. Walaupun di Tigaras ini belum ada kasus Covid-19, dirinya mengingatkan agar tidak malu jika ada masyarakat yang melaporkan keluhan agar segera bisa ditangani.
“Kalaupun ada, jangan malu-malu. Karena sakit Covid-19 ini bukan penyakit memalukan. Insya Allah langkah, rezeki, pertemuan, maut itu rahasia Allah. Kita sebagai manusia dikasih akal pikiran. Ikuti protokol kesehatan, kalau ada yang sakit segera laporkan,” jelas Ijeck.
Hadir dalam acara penyerahan hewan kurban di antaranya Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Anggota DPRD Sumut Gusmiyadi, sejumlah pimpian OPD Pemprov Sumut, Ketua DMI/IPHI Kota Pematangsiantar, IPHI Simalungun, BKM Al Hikmah Tigaras, Kahmi Simalungun, Al-Washliyah Simalungun beserta tokoh agama dan masyarakat setempat. D|Med-54