“Melalui vaksinasi yang dilakukan ini, kita berharap agar warga Kota Medan memiliki kekebalan massal minimal 70 %. Dengan demikian aktivitas warga Kota Medan ke depannya bisa lebih tenang,” harapnya.
Proses vaksinasi di TTPB berjalan dengan lancar. Sebanyak 140 peserta yang terdiri dari pengemudi angkutan kota, taksi, angkutan kota antar provinsi (AKAP), angkutan kota dalam provinsi (AKDP) serta angkutan barang. Vaksinasi dilakukan mulai pukul 10.00 WIB dan petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Medan yang melakukan vaksinasi.
Sebelumnya, Wali Kota meninjau vaksinasi di TTA yang diikuti sebanyak 183 orang pengemudi. Kemudian di Pasar Tradisionil Titi Kuning, sebanyak 200 orang pedagang mengikuti vaksinasi tersebut. Sedangkan di Pasar Tradisionil Sei Sikambing, vaksinasi diikuti 104 orang pedagang dan di TTPB pesertanya sebanyak 140 orang. Dengan demikian jumlah total peserta yang mengikuti vaksin sebanyak 627 orang.
Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota, sebab pencanangan pertama vaksinasi yang dilakukan salah satunya bidang transportasi yang meliputi pengemudi angkutan kota, taksi, AKAP, AKDP dan angkutan barang. Dengan vaksinasi yang dilakukan, Iswar berharap agar seluruh pengemudi angkutan dapat beraktifitas dalam kondisi yang sehat. Sebab, transportasi merupakan urat nadi dari pertumbuhan perekonomian.
“Perekononian akan tersendat kalau transportasinya tersendat. Harapan kita bagaimana penggiat-penggiat transportasi dapat beraktifitas dalam kondisi yang sehat guna memulihkan perekonomian kita. Sesuai dengan keinginan Bapak Wali Kota, kita pun menargetkan minimal 70 % penggiat transportasi memiliki kekebalan massal,” harap Iswar.D|Med-Gur|ril