Jakarta-Mediadelegasi : Belakangan ini, COVID-19 varian NB.1.8.1 atau varian Nimbus tengah menjadi sorotan lantaran memicu kenaikan kasus di beberapa negara seperti Thailand dan Singapura. Varian baru ini disebut memiliki kemampuan penyebaran yang lebih besar, meskipun tidak menunjukkan gejala lebih parah.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan bahwa hingga saat ini pembuatan vaksin baru belum diperlukan. Terlebih, belum ada regulasi baru terkait hal tersebut. Menurut Dante, situasi saat ini masih dapat dikendalikan dengan langkah-langkah pencegahan yang sudah ada.
Meski lebih mudah menular, varian-varian baru COVID-19 seperti Nimbus tidak memberikan gejala yang lebih berat, kecuali pada orang-orang yang memiliki masalah kesehatan lain atau komorbid. Oleh karena itu, orang yang memiliki komorbid dan memiliki gejala COVID-19 sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.
Dante menekankan pentingnya pencegahan dan pengobatan yang tepat. Orang yang memiliki gejala COVID-19 harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Selain itu, masyarakat juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.
Dante juga menekankan bahwa pemerintah selalu melakukan mitigasi untuk kasus COVID-19. Jika ada yang sakit, terutama risiko tinggi, harus segera dibawa ke rumah sakit supaya tidak terjadi hal yang fatal.
Dante mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak terlalu khawatir. Masyarakat harus tetap mengikuti protokol kesehatan dan melakukan pemeriksaan ke dokter jika memiliki gejala COVID-19.
Varian Nimbus COVID-19 memang memiliki kemampuan penyebaran yang lebih besar, tetapi gejala yang ditimbulkan tidak lebih parah. Oleh karena itu, masyarakat harus tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Masyarakat dapat melakukan langkah-langkah pencegahan seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker. Selain itu, orang yang memiliki komorbid dan memiliki gejala COVID-19 harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS






