Varian Nimbus COVID-19 Muncul, Wamenkes: Belum Perlu Vaksin Baru

Kamis, 12 Juni 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Varian Nimbus COVID-19. (Foto : Ist.)

Varian Nimbus COVID-19. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Belakangan ini, COVID-19 varian NB.1.8.1 atau varian Nimbus tengah menjadi sorotan lantaran memicu kenaikan kasus di beberapa negara seperti Thailand dan Singapura. Varian baru ini disebut memiliki kemampuan penyebaran yang lebih besar, meskipun tidak menunjukkan gejala lebih parah.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan bahwa hingga saat ini pembuatan vaksin baru belum diperlukan. Terlebih, belum ada regulasi baru terkait hal tersebut. Menurut Dante, situasi saat ini masih dapat dikendalikan dengan langkah-langkah pencegahan yang sudah ada.

Meski lebih mudah menular, varian-varian baru COVID-19 seperti Nimbus tidak memberikan gejala yang lebih berat, kecuali pada orang-orang yang memiliki masalah kesehatan lain atau komorbid. Oleh karena itu, orang yang memiliki komorbid dan memiliki gejala COVID-19 sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

BACA JUGA:  Warga Sidomukti Asahan Positif Covid-19, Meninggal Dunia

Dante menekankan pentingnya pencegahan dan pengobatan yang tepat. Orang yang memiliki gejala COVID-19 harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Selain itu, masyarakat juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.

Dante juga menekankan bahwa pemerintah selalu melakukan mitigasi untuk kasus COVID-19. Jika ada yang sakit, terutama risiko tinggi, harus segera dibawa ke rumah sakit supaya tidak terjadi hal yang fatal.

Dante mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak terlalu khawatir. Masyarakat harus tetap mengikuti protokol kesehatan dan melakukan pemeriksaan ke dokter jika memiliki gejala COVID-19.

Varian Nimbus COVID-19 memang memiliki kemampuan penyebaran yang lebih besar, tetapi gejala yang ditimbulkan tidak lebih parah. Oleh karena itu, masyarakat harus tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

BACA JUGA:  Satu Warga Asahan Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Medan

Masyarakat dapat melakukan langkah-langkah pencegahan seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker. Selain itu, orang yang memiliki komorbid dan memiliki gejala COVID-19 harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. D|Red.

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru

Foto: Dok. Mediadelegasi.

Kabupaten Deli Serdang

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:08 WIB