Tidak hanya itu saja, Pemko Medan juga terus mendorong Puskesmas melakukan penerapan 3T diantaranya melakukan tes covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing) dan perawatan terhadap pasien covid-19 (treatment).
“Disamping itu kami juga melakukan edukasi kepada masyarakat, melakukan swab dan rapid test secara massal dan vaksinasi kepada lapisan masyarakat seperti tenaga kesehatan, lansia dan pelayan publik,” kata Wali Kota Medan.
Di sektor sosial, Pemko Medan sendiri telah memberikan bantuan pangan berupa beras dan gula bagi masyarakat yang membutuhkan dan berupaya menjaga dunia usaha khususnya bagi pelaku UMKM agar tetap dapat beroprasi.
“Langkah-langkah yang telah ditempuh tersebut berhasil menekan angka covid-19, ini dibuktikan dari semakin tingginya angka kesembuhan masyarakat yang terpapar covid-19, namun begitupun kami tetap memerlukan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak terutama dari DPRD Kota Medan,” ujar Wali Kota Medan.
Sebelumnya dalam rapat paripurna tersebut juga telah di dengarkan hasil pembahasan pansus penanganan pencegahan dan penyebaran covid-19 yang disampaikan oleh Roby Barus SE.
Hasil pembahasan pansus tersebut selanjutnya di serahkan kepada Wali Kota Medan melalui Ketua DPRD Kota Medan. D|Med-Gur|ril