10 Tips Pilih Calon Kepala Daerah Ideal

Senin, 7 Oktober 2024 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:  Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Pada pelaksanaan Pilkada 2024 di sejumlah daerah, masyarakat diimbau untuk memantapkan pilihan.

Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam mengatakan sedikitnya ada sejumlah tips dalam memilih calon yang tepat, seperti dilansir dari Disway.id, Senin (7/10).

Berikut tips memilih calon kepala daerah:

1. Lihat Rekam jejak
Apa yang telah dikerjakan oleh calon tersebut sebelumnya. Kita bisa melihat apakah langkah-langkah yang telah dikerjakan sebelumnya, apa kinerja dan prestasi yang telah dihasilkan.
Hal mudah yang bisa dilihat kalau calon seorang petahana.
Apakah sarana publik dikelola dengan baik, bagaimana jalan dan taman didaerahnya, kebersihan kota, kondisi pasar termasuk kemampuan untuk mengatur kesemrawutan pasar sebelumnya, tempat pelayanan kesehatan umum, sarana pendidikan dan juga kemudahan dalam pengurusan surat menyurat bagi warga.

2. Jangan pilih yang pernah menjadi tersangka atau terpidana korupsi.

Masyarakat harus dicerdaskan bagaimana rekam jejak khususnya yang terkait dengan adanya riwayat korupsi sebelumnya.

3. Jangan pilih yang melakukan praktek politik uang.

Pemilih juga harus diingatkan jangan terjebak pada politik uang, karena pilihan dari pemilih akan berdampak untuk pembangunan daerah 5 tahun yang akan datang.

BACA JUGA:  Bobby Siap Bawa Nias Keluar Dari Status Daerah Tertinggal

4. Gaya Kepemimpinan

Pemimpin harus punya kemampuan untuk menilai potensi yang ada dan sumber daerah yang ada sehingga bisa dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakatnya.
Seorang kepala daerah harus mempunyai visi untuk mengangkat daerahnya bersaing secara nasional bahkan global.
Perlu dicek apakah calon kepala daerah tersebut mau mendengarkan suara dari berbagai kalangan sebanyak mungkin.

5. Siap Dikritik

Pilih calon kepala daerah yang siap dikritik dan siap menerima keluhan dari masyarakatnya.

 

6. Berjiwa Enterpreuner.

Pemimpin harus punya kemampuan untuk menilai potensi yang ada dan sumber daerah yang ada, sehingga bisa dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakatnya.
Seorang kepala daerah harus mempunyai visi untuk
mengangkat daerahnya bersaing secara nasional bahkan global.

7. Pilih yang mau menjadi pelayan dan bukan untuk dilayani.

Prinsip ini juga harus terus-menerus ditularkan kepada seluruh jajaran aparat sipil negara dibawahinya.
Dengan semangat ini membuat semua bergerak bersama untuk menjadi pelayan untuk masyarakat.

BACA JUGA:  Hamidi Divonis Mati di PN Medan

8. Punya kemampuan Komunikasi yang Baik.

Kemampuan komunikasi dan sifat kolaboratifnya juga harus tinggi. Hal ini dibutuhkan untuk memperluas jaringan yang luas dengan semua stake holder baik dengan pemerintah pusat, pihak swasta, dan juga investor internasional.

9. Kepedulian Membangun SDM.

Kepala daerah juga harus melihat potensi yang ada di daerahnya membangun sumber daya manusia (SDM) harus ada upaya untuk memberikan bea siswa kepada putra daerah untuk mengembangkan diri dan kelak pada akhirnya bisa kembali ke daerah untuk membangun daerahnya.Harus ada alokasi dana untuk pembangun SDM.

10. Peduli Pembangunan Kesehatan.

Keberhasilan dan kepedulian dari seorang kepala daerah adalah bagaimana mereka menyiapkan dengan baik sarana dan prasarana kesehatan.  Karena ini adalah salah satu kebutuhan dasar dari masyarakat.
Bagaimana kepala daerah tersebut turut membantu memperjuangkan sumber daya kesehatan di wilayahnya baik untuk tenaga dokter, dokter gigi, dokter spesialis termasuk juga petugas kesehatan lain seperti perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, dan berbagai tenaga kesehatan yang dibutuhkan oleh rumah sakit. D|Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB