33 Kampus Terlibat TPPO Magang ke Jerman Terancam Kena Sanksi

Kamis, 28 Maret 2024 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tengah mengkaji pemberian sanksi bagi 33 perguruan tinggi di Indonesia yang diduga terlibat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui program kerja paruh waktu (part-time) ferienjob berkedok magang mahasiswa di Jerman.

Informasi yang dihimpun Mediadelegasi, Kamis (28/3), kasus ini pertama terkuak setelah setelah empat mahasiswa yang tengah mengikuti Ferienjob mendatangi KBRI di Jerman.

Saat ini, diperkirakan terdapat sekitar 1.047 mahasiswa yang menjadi korban kasus dugaan TPPO bermodus program magang ferienjob di Jerman.

“Kami sedang melakukan kajian (sanksi) ini. Ini terus kami koordinasikan dengan Kepala Bareskrim Polri, juga difasilitasi Kantor Staf Presiden (KSP),” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Abdul Haris kepada pers, Rabu (27/3).

Ia menegaskan bahwa ferienjob tidak memenuhi syarat yang dapat dikategorikan sebagai kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan diperjelas melalui Surat Edaran (SE) Dirjen Diktiristek tertanggal 27 Oktober 2023.

Hal itu lantaran MBKM diklaim sebagai upaya Kemendikbudristek dalam menyediakan ruang kepada mahasiswa untuk belajar di luar kelas, yang dapat memberi bekal skill dan peningkatan kompetensi.

BACA JUGA:  Langgar Aturan Jam Operasional, Sanksi Tegas Penutupan Kafe dan Restoran

 

Pembekalan keahlian dan peningkatan kompetensi tersebut akan bermanfaat bagi calon lulusan perguruan tinggi agar siap bekerja, khususnya membantu mereka menyelesaikan permasalahan yang nantinya akan dihadapi di dunia industri, dunia usaha, dan masyarakat.

“Jadi di situ jelas kata kuncinya, harus terdapat muatan peningkatan kompetensi dan pembelajaran,” ucap Abdul.

Di sisi lain, menurut dia, tidak ditemukan muatan pembelajaran dan peningkatan kompetensi mahasiswa dalam ferienjob, sehingga Kemendikbudristek telah menegaskan kegiatan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai MBKM sejak Oktober tahun lalu.

Kendati demikian, Abdul menyebut peristiwa TPPO berkedok magang tersebut akan menjadi pembelajaran berharga bagi pemerintah.

 

“Kami menilai ini sebagai lesson learned bagi kementerian untuk dapat memperketat dari sisi pengawasan dan kontrol. Saya sangat berharap supaya celah ini bisa ditutup dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Sementara itu, dalam kegiatan ferienjob ke Jerman ini, Universitas Jambi menyatakan Prof. Sihol Situngkir tidak bertindak sebagai perwakilan kampus, melainkan sebagai perwakilan PT SHB.

 

Ada sekitar 41 perguruan tinggi di Indonesia yang tercatat mengirimkan sejumlah mahasiswanya dalam program magang mahasiswa ke Jerman pada 2023, antara lain:

BACA JUGA:  Hadiri Rapat Paripurna, Bobby Nasution Saksikan 50 Anggota DPRD Medan Bersumpah Perjuangkan Aspirasi Rakyat

 

1. Universitas Binawan.

2. Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

3. Universitas Hasanuddin (Unhas).

4. Universitas Indonesia Timur (UIT).

5. Universitas Haluoleo (Uho).

6. Universitas PGRI Palembang.

7. Universitas Jambi (Unja).

8. Institut Teknologi Bandung (ITB).

9. Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta.

10. Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Stikom Bali.

11. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

12. Universitas Terbuka (UT).

13. Universitas Tadulako (Untad).

14. Universitas Fajar Makassar (Unifa).

15. Universitas Pelita Harapan (UPH).

16. Universitas Trisakti (Usakti).

17. Universitas Atma Jaya.

18. Universitas Bina Nusantara (Binus).

19. Institut Kesehatan (Inkes) Deli Husada.

20. Inkes Medistra.

21. Universitas Nias Raya (Uniraya).

22. Inkes Lubuk Pakam.

23. Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

24. Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang.

25. Universitas Sebelas Maret (UNS).

26. Bright Education International Bandung.

27. Universitas Merdeka (Unmer) Madiun.

28. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Handayani.

29. Universitas Hindu Indonesia (Unhi).

30. Universitas Lampung (Unila).

31. UIN Salatiga. (D|Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB