Delitua-Mediadelegasi: Hujan badai mengguyur kawasan Delitua, Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (9/9) malam menjadi petaka dan menyebabkan hancur nya Pondok Pesantren (Ponpes) Saifullah di Desa Batu Gemuk Kecamatan Namorambe.
Hujan bersamaan angin kencang ternyata menumbangkan pohon setinggi 15 meter di depan asrama putri Ponpes itu, mengakibatkan hancur dan terbangnya atap seng dari lima ruang kamar ke ruas jalan perkampungan.
Di tengah hujan badai Kepala Desa setempat Gemuk Sembiring yang berketepatan rumahnya di depan Pondok, menyingkirkan seng yang berserakan menutupi jalan desa bersama beberapa warga yang sedang lewat agar arus jalan tidak terhalang.
Selang beberapa waktu Pimpinan Ponpes Saifullah Kyai Amir Panatagama berkoordinasi bersama Wadanyon Armed Oki, Babinkamtibmas Kaban, Babinsa Tarmidzi, dan Sekcam Kecamatan Namorambe Rio sebagai langkah informatif penanggulangan bencana yang terjadi di wilayah kerjanya.
“Alhamdulillah bersama aparat desa dan guru serta Muspika dapat segera mengevakuasi santri dan pengasuh putri ke tempat yang aman,” kata ustad Amir yang terlihat panik.
Musibah rubuhnya pohon yang menimpa asrama putri Ponpes Saifullah ini hancur, tidak memakan korban, namun berdampak pada kerusakan fatal sehingga asrama putri tidak lagi bisa dihuni. Akibat bencana tersebut pondok kerugian hampir 1 miliar rupiah untuk bisa memperbaiki dan merenovasi kembali fasilitas yang telah terbangun sejak tahun 1996.
Kyai Amir Panatagama mengungkapkan, jika ada infaq dan sedekah untuk meringankan biaya perbaikan Asrama Putri Ponpes Saifullah dengan senang hati pihaknya menampung di BRI: 158501003692536 a/n: Saiful Anwar. Atau Bank BCA Rekening Nomor: 8430331893 a/n: Saiful Anwar (Yayasan PP Saifullah).
Pihak yayasan berharap kiranya masyarakat dan pemerintah dapat membantunya segera agar aktivitas kependidikan di pesantren itu berjalan normal. D|Red






