Laboratorium Analisa Pangan Mendongkrak PAD Kota Medan

Selasa, 21 September 2021 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: D|Ist

Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Komisi II DPRD Medan mendorong Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Medan fokus memajukan dan mengontrol ketahanan pangan. Dengan memberdayakan laboratorium analisa pangan diyakini akan mampu mendongkrak PAD Pemko Medan.

Hal tersebut disampaikan Sudari ST saat melakukan pembahasan P-APBD Pemko Medan Tahun 2021 di ruang Komisi II gedung dewan, Selasa (21/9). Rapat dipimpin Ketua Komisi Surianto didampingi Sudari, Haris Kelana Damanik dan Johannes Hutagalung bersama Kadis Ketapang Kota Meda Emilia Lubis.

Dikatakan Sudari, enam unit mobil laboratorium di Dinas Ketapang harus diberdayakan sehingga memiliki standarisasi ISO/IEC 17025: 2017. “Jika laboratorium itu sudah memiliki standarisasi dan menjadi parameter pasti akan banyak yang membutuhkan. Sehingga untuk pemeriksaan kadar makanan bisa ke Dinas Ketahanan Pangan, PAD Kota Medan pun akan meningkat,” ujar Sudari.

BACA JUGA:  Lima Ruko Terbakar, Seorang Penghuninya Ditemukan Tewas

Untuk itu, Dinas Ketapang diharapkan dapat mengajukan untuk pembuatan payung hukum berupa Perwal. “Bagaimana bisa program ini berkontribusi PAD ke Pemko Medan harus menjadi perhatian Kadis”, tandas Sudari.

Diketahui standarisasi ISO/IEC 17025: 2017 merupakan standarisasi ISO yang digunakan oleh laboratorium yang merupakan persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi dalam analisa pangan.

Sementara itu, anggota komisi II lainnya Haris Kelana Damanik mengkritisi pengalokasian anggaran Rp475 juta untuk perbaikan AC dan CCTV. Menurut Haris Kelana Damanik pengadaan CCTV hendaknya dibatalkan.

Menurut Haris, untuk situasi saat ini di tengah sulitnya ekonomi akibat Covid 19 hendaknya anggaran pengadaan CCTV digeser untuk program ketahanan pangan. Begitu juga kebutuhan stunting dan masalah gizi buruk patut menjadi perhatian.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Copot Kasat Samapta Polres Binjai Suami Ketua DPRD Langkat

“Kita berharap masalah gizi buruk dapat teratasi di seluruh Kelurahan Kota Medan. Khusus di Medan Utara masih butuh penanganan serius stunting dan gizi buruk, ” ujar Haris.

Menyikapi sorotan dewan, Kepala Dinas Ketapang Kota Medan Emilia Lubis mengatakan, sangat berharap dorongan DPRD Medan dalam upaya menjaga ketahanan pangan di Medan. “Kami sangat setuju penggunaan anggaran skala prioritas. Tetap kami butuh koreksi demi kepentingan masyarakat,” ujar Emilia. D|Med-82

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru