Kaiman Sitio : Saya Akan Lapor Balik

- Penulis

Jumat, 22 April 2022 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaiman Sitio angkat bicara bahwa dirinya bakal melaporkan balik ke polisi, karena dituding sebagai otak pelaku atas dugaan penganiayaan terhadap oknum wartawan.(ist)

Kaiman Sitio angkat bicara bahwa dirinya bakal melaporkan balik ke polisi, karena dituding sebagai otak pelaku atas dugaan penganiayaan terhadap oknum wartawan.(ist)

Medan-Mediadelegasi: Kaiman Sitio angkat bicara bahwa dirinya bakal melaporkan balik ke polisi, karena dituding sebagai otak pelaku atas dugaan penganiayaan yang dialami oleh seorang wartawan berinisial CA, Tak Terima dengan apa yang terjadi Kaiman Sitio akan menempuh jalur hukum.

Kaiman Sitio (54) warga Jalan Bajak V ujung Kanal Kelurahan Harjo Sari Kecamatan Medan Amplas kepada wartawan mengatakan kejadian itu bermula pada Senin (18/4/ 2022) lalu Tio, Fauzi dan H Pakpahan kurang lebih sekitar pukul 14.00 WIB bertemu disalah satu warung kopi di kawasan Pasar 12 Amplas.

“Kami bermula berbincang-bincang yang lain sembari ngopi-ngopi, ditengah pembicaraan saya ada bilang tolong jumpakan dengan si CA karena ada yang mau saya bicarakan,” katanya pada, Kamis ( 21 / 4/ 2022) Siang saat mengelar Konfrensi pers.

Hal senada dikatakan H Pakpahan dirinya dijemput oleh Fauzi mengatakan Kaiman Tio ingin bertemu untuk mengopi sore, hal itu diaminkan oleh H Pakpahan dimana ia memang sudah berjanji usai dihubungi bang Tio namun saat hendak berangkat, tiba – tiba Fauzi datang, sempat terkejut juga dirinya namun karena kena akhirnya saya dan Fauzi pergi ke arah Jalan Pasar 12 dikawasan Amplas untuk undangan mengopi bareng ke salah satu warung kopi dikawasan pasar 12 Amplas.

“Saat sampai diwarung kopi tersebut bang Tio,saya dan Fauzi pun cerita cerita karena saling kenal sembari ngopi-ngopi. Lalu Tio tanya sama fauzi ‘ada kenal dengan namanya amri?, ia ada pakai uang aku dua juta’. Lalu fauzi bilang ‘biar kuseret dia kedepan abang’. Lalu bang Tio langsung melarang nya, dia bilang ‘oh jangan, kau jangan begitu! Jangan pukul pukul orang. Biar saya rugi uang tapi jangan kau pukul pukul orang,’. Bang Tio hanya minta di jumpakan tanpa ada tindakan kekerasan, saya pengen tau apabila mmng ada kebutuhan CA yang penting ngak apalah dipakainya, yang penting dia bilangin kek, ini hapenya pun ngk bisa dihubungi.

BACA JUGA:  Pemko Medan Segera Bangun Jalan Pancing 1

“Bang Tio hanya mau mendengar apa alasan si CA tidak mengembalikan uang itu dan sekali lagi bang Tio mengingatkan si Fauzi agar jangan melakukan tindakan kekerasan, klen sama – sama wartawan, ngak baik begitu, lagian itu kan uang saya kok kau Fauzi yang marah, ” imbuhnya.

Lanjut Kaiman Tio menjelaskan pada malam harinya dirinya mendengar ada suara bel rumahnya sekira jam 23.00 Wib, ketika itu ia keluar dan melihat dari CCTV si Fauzi dan CA datang ke rumahnya.

“Karena tamu ya aku buka lah pagar rumah ku dan kami duduk di teras rumahku. Lalu kutanya lah kok malam -malam kalian datang, lalu Fauzi bilang aku bawa si CA, sambil mempersilahkan duduk dan bercerita sesaat, lalu dilanjut basa basih cerita tentang uang itu dan tiba tiba dia bersujud di kaki ku, aku bilang ngak usah seperti itu, aku cuman mau tau saja kapan kira kira mau dipulangkan uangnya, ” jelasnya.

BACA JUGA:  7 Jabatan Eselon II Pemkot Medan Kosong

Lalu CA menghubungi mamaknya dan menghubungi istrinya mengunakan ponsel Fauzi, dan CA berjanji akan mengembalikan uang itu pada hari Rabu.

“Karena dia sudah berjanji lalu aku bilang sama Fauzi kembali kan dia dimana kau jemput tadi,karena ini sudah malam, besok pun kan bisanya kita ceritq bukan masalah kalinya uang itu sama ku, yang penting dia mau beri alasan, usai cerita lalu mereka beranjak pergi dan tidak ada terjadi keributan apapun dirumah ini pada saat mereka datang dan pulang, dan CCTV pun adanya untuk melihat kedatangan mereka, intinya saya tidak menyuruh si Fauzi membawanya apalagi menyuruh untuk memukulinya, cuman bila jumpa coba tanya kenapa dia tidak ada kabar itunya, ” tegasnya.

Keesokan harinya, K Tio mendapatkan kabar bahwa CA dianiaya, ia sangat terkejut atas peristiwa tersebut karena dirinya tak pernah meminta, menyuruh dan memerintah Fauzi untuk melakukan tindakan kekerasan kepada CA.

“Aku tak pernah memerintah kan kepada siapapun termasuk si Fauzi untuk memukul atau menganiaya CA, dan dirumah ini pun jangankan mukul kusentil aja pun si CA tidak ada dan kabarnya aku dicatut nama ku sebagai terlapor. Besok mungkin saya akan menempuh jalur hukum atas peristiwa ini, keluarga saya trauma dan nama baik saya jadi tercemar,” pungkasnya. (D|Med-55)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru