Medan-Mediadelegasi: Proyek pemugaran dan penataan kawasan Kota Lama Kesawan Medan sudah mulai dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2023.
Hal itu terungkap saat Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti meninjau pembangunan infrastruktur permukiman kawasan Kota Lama Kesawan di Jalan Perniagaan Medan, Jumat (16/9).
“Pengerjaannya dengan sistem multiyears menggunakan APBN akan rampung pada November 2023.Pembangunan infrastruktur Kota Lama Kesawan ini dimulai dari Jalan Perniagaan,” kata Bobby.
Disebutkannya, pemugaran Kota Lama Kesawan sebagai ikon Kota Medan dan destinasi wisata lokal dengan masa pengerjaan 510 hari kalender terhitung mulai 8 Juli 2022 hingga 29 November 2023.
Di lokasi pengerjaan Jalan Perniagaan saat ini ditutupi seng, guna mendukung percepatan pengerjaan sekaligus menghindari agar masyarakat pengguna jalan tidak terganggu saat melintasi kawasan itu.
“Mudah-mudahan ini dapat membantu percepat penyelesaian pengerjaan di kawasan Kota Lama Kesawan,” ujar Wali Kota.
Dalam konteks penataan Kota Lama Kesawan, menurut Bobby terdapat tujuh lingkup pengerjaan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, yakni masa persiapan, revitalisasi saluran drainase, pekerjaan jalur utilitas, Jalan Balai Kota, Jalan Bukit Barisan, dan Jalan Pangkal Pinang.
Selain itu, pekerjaan koridor di Jalan Ahmad Yani, pekerjaan kawasan Jalan Perniagaan, Jalan Kereta Api, pekerjaan kawasan Jalan Masjid, dan pekerjaan kawasan Pasar Hindu.
“Termasuk jadwal percepatan pekerjaan akan dilakukan untuk menata kawasan yang banyak dipenuhi bangunan tua, dan kaya akan nilai sejarah ini,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan Pasar Aksara Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan telah pula selesai melakukan pengundian pedagang.
“Target saya dua minggu dari sekarang Pasar Aksara yang baru ini sudah dapat dioperasikan,” turutnya.
Sebelumnya Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti menjelaskan rencana penataan kota lama Kesawan ini sudah direncanakan sejak tahun 2017 dan akan dijadikan seperti kota lama yang ada di Semarang.
“Kalau dulu kota lama Semarang sudah mati namun kita tata menjadi hidup kembali, sedangkan di Kesawan ini masih hidup hanya tinggal perlu sedikit perbaikan dan penataan agar semakin menarik,” paparnya. D|Red-04/rel






