Bekas Galian Proyek Drainase Berbahaya

Rabu, 8 Februari 2023 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara  sepeda motor melintas di sisi jalan yang rusak dan ditanami pohon pisang di Jalan Menteng II, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Rabu (8/2).  Foto: RPas

Pengendara sepeda motor melintas di sisi jalan yang rusak dan ditanami pohon pisang di Jalan Menteng II, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Rabu (8/2). Foto: RPas

Medan-Mediadelegasi: Sejumlah warga melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah Jalan Menteng II yang rusak parah persisnya di bekas galian proyek drainase, karena hingga saat ini tidak kunjung diperbaiki.

“Kondisi jalan yang berlubang tersebut tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga membahayakan pengguna jalan raya,” kata Juhadi Sinaga, warga Jalan Menteng II, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Rabu (8/2).

Ia menilai, pengerjaan proyek drainase atau saluran air limbah di tengah Jalan Menteng II atau persisnya di sekitar kawasan pusat industri kerajinan (PIK) terkesan asal jadi.

Fakta di lapangan, kata dia, memperlihatkan di sejumlah titik bekas galian muncul genangan saat turun hujan, berlumpur dan cekungan yang rentan membahayakan pengguna kendaraan bermotor.

“Sudah banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh saat melewati cekungan yang mirip kubangan kerbau di tambah banyaknya batu koral di badan jalan itu,” ujar juhadi.

BACA JUGA:  Atap Kantor Pos Jalan Sudirman Medan Rusak Akibat Tertimpa Pohon

Bahkan, kata dia, tidak sedikit m
obil pernah terperosok di bekas lokasi badan jalan yang digali tersebut.

Pengerjaan proyek tersebut, katanya, turut pula membuat ruas jalan penghubung antara Jalan Menteng Raya dengan Jalan Bromo itu sulit dilalui kendaraan, sehingga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Kondisi sebagian badan jalan yang rusak parah itu diperkirakan akibat pihak kontraktor yang mengerjakan proyek drainase terkesan asal jadi saat memadatkan tanah setelah menanam beton precast di lokasi galian.

Imbas lainnya dari pengerjaan proyek drainase yang terkesan asal jadi itu, lanjut dia, di sepanjang badan jalan yang tidak beraspal itu juga kerap menimbulkan debu.

“Proyek galian untuk drainase itu tidak hanya menyebabkan warga sekitar menghirup debu, tetapi juga membahayakan pengguna jalan serta menghambat laju arus lalu lintas,” ucap Juhadi didampingi tetangganya Seksio Joshua Siregar.

BACA JUGA:  Medan Permudah Warga Mengakses Layanan Bus Listrik

Menurut Seksio, warga yang merasa dirugikan akibat buruknya kinerja oknum kontraktor pelaksana yang mengerjakan proyek drainase tersebut sebenarnya sudah dapat diproses hukum.

“Begitupun hingga saat ini warga yang merasa dirugikan belum ada rencana menggugat ke pengadilan oknum kontraktor pelaksana maupun pejabat pengelola proyek itu,” ujar dia.

Seharusnya, menurut dia, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera tanggap dengan keluhan warga soal kinerja pengerajaan proyek drainase di wilayah itu.

Tidak hanya itu, Pemko Medan perlu segera mengaspal kembali badan jalan yang telah digali tersebut agar tidak merugikan warga setempat maupun pengguna jalan raya. D|Med-RP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru