Polres Samosir Tanggap Cepat Hadapi Isu Begu Ganjang di Desa Parbaba Dolok

Minggu, 17 Maret 2024 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Samosir Tanggap Cepat Hadapi Isu Begu Ganjang di Desa Parbaba Dolok

Polres Samosir Tanggap Cepat Hadapi Isu Begu Ganjang di Desa Parbaba Dolok

Samosir-Mediadelegasi: Pada Kamis pagi, tanggal 14 Maret 2024, Bhabinkamtibmas Desa Parbaba Dolok Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir AIPTU Horas L Situmorang, menerima laporan dari masyarakat tentang Isu keberadaan seseorang yang memelihara Begu Ganjang. Dengan respons cepat, pukul 10.40 WIB, Aiptu Horas L Situmorang mengadakan pertemuan dengan kepala desa dan kepala dusun setempat, serta tokoh masyarakat, untuk menangani isu tersebut.

Dari pertemuan tersebut, diperoleh informasi bahwa pada hari Selasa, 12 Maret 2024, sekelompok masyarakat berencana melakukan gerakan terkait isu Begu Ganjang. Namun, pemerintah desa telah menghimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis dan menahan diri.

Dalam pertemuan di kantor desa, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang dapat merugikan diri sendiri, serta meminta kerjasama dalam melaporkan kegiatan yang mencurigakan kepada pihak berwenang (bhabbinktibmas).

BACA JUGA:  Renaldi Naibaho Ketua DPC GAMKI Samosir Masa Bakti 2020-2023

Pada hari Jumat, 15 Maret 2024, situasi di Desa Parbaba Dolok telah kembali aman dan kondusif. Bhabinkamtibmas kemudian melaporkan hasil kunjungannya kepada Kapolsek Pangururan.

Pada hari Jumat malam pukul 24.00 WIB, Aiptu Horas Situmorang kembali melakukan kunjungan ke Huta Pinagar Dusun I Desa Parbaba Dolok untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu Begu Ganjang. Hasilnya, hingga pada hari Sabtu pagi, situasi di desa tersebut terus membaik dan kondusif.

Pada hari Sabtu siang, 16 Maret 2024, dilakukan pertemuan di Kantor Desa Parbaba Dolok, yang dihadiri oleh Bhabinkamtibmas, Kapolsek Pangururan, Camat Pangururan, kepala desa, masyarakat setempat, dan pihak terkait lainnya. Dalam pertemuan tersebut, dipaparkan pentingnya kerjasama dan kedamaian antarwarga serta pentingnya menjaga persatuan dan keselamatan bersama.

BACA JUGA:  Ahli Waris Tanah “Patung Yesus Sibeabea” Minta Perlindungan Hukum

Mendengar saran dan pendapat yang disampaikan oleh para pemangku kepentingan, masyarakat Huta Pinagar dan JS, yang merupakan isu Begu Ganjang, menyadari kekurangan dan kesalahannya serta menyatukan kembali rasa kekeluargaan. Situasi di Huta Pinagar pada Minggu, 17 Maret 2024, dilaporkan kembali dalam keadaan aman, dan masyarakat tampak menjalani kehidupan seperti biasa.

Aiptu Horas Situmorang yang melaporkan situasi dari Huta pinagar menyampaikan bahwa “isu tersebut tidak diketahui dari mana dan kapan munculnya, Puji Tuhan hingga kini Minggu pagi 17 Maret 2024 situasi di Huta Pinagar Desa Parbaba Dolok Kec.Pangururan Kab.Samosir dalam keadaan aman. Kegiatan masyarakat sudah mulai normal, nampak masyarakat sudah mengikuti kegiatan ibadah Minggu Gereja”.D|red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan
Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang
PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:08 WIB

PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:49 WIB

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB